BolaSkor.com - Pelari Indonesia, Ken Ayuthaya Purnama, mengungkapkan pengalaman kurang mengenakkan di tengah pandemi virus corona. Ken Ayu mengaku sudah tidak mendapat uang saku selama dua bulan.

Ken Ayuthaya merupakan pelari gawang yang membela DKI Jakarta. Sempat terpilih untuk pelatnas, kini pelari gawang tersebut kembali ke daerahnya.

Sayang pandemi virus corona membuat sebagian besar kegiatan olahraga di Indonesia bagai mati suri. Alhasil tidak sedikit atlet yang menjadi korban.

Termasuk Ken Ayuthaya dan atlet DKI Jakarta lainnya. Parahnya, Ken Ayuthaya dan kawan-kawan sudah dua bulan tidak menerima hak mereka meski sejak awal sudah diberitahu bakal ada keterlambatan gaji.

Baca Juga:

Persiapan Atletik PON Terganggu Ancaman Virus Corona

Menpora Siapkan Skenario Terburuk untuk PON 2020

"DKI meminta kami tetap berlatih, tetapi uang saku sudah tertahan dua bulan. Pada 24 Maret kami menerima surat edaran untuk latihan di rumah, saat itu gaji kami masih turun," tutur Ken Ayuthaya saat dihubungi BolaSkor.com.

"Akan tetapi, tiba-tiba uang saku kami untuk Maret dipotong tanpa ada pemberitahuan. Saya tidak diberitahu, saat uang saku keluar, ternyata jumlahnya kurang. Ketika ditanya ke pelatih, ternyata dipotong semua."

"Sampai sekarang uang saku April dan Mei belum keluar. Kabarnya masih simpang siur, ada yang bilang sebelum lebaran sudah dapat, ada yang bilang sampai Juni keterlambatannya," lanjutnya.

Berdasarkan informasi yang didapat oleh Ken Ayuthaya, keterlambatan uang saku yang didapat oleh atlet DKI Jakarta disebabkan pemotongan anggaran karena pandemi virus corona.