BolaSkor.com - Persib Bandung merilis episode kelima alias pamungkas sebuah perjalanan Pangeran Biru di Piala Menpora 2021, dengan tajuk "Untold Story Persib". Di episode kelima kali ini, terselip cerita di balik transfer Marc Klok ke Persib.

Saat itu, Klok membela Persija Jakarta dan menghadapi Persib di laga final Piala Menpora 2021. Ia pun berhasil membawa Macan Kemayoran menjadi juara.

Selanjutnya, manajemen Persib mendengar Klok sudah tidak bermain di Persija. Artinya, sang pemain keluar dengan status bebas transfer.

"Ada kesempatan saat itu, Marc Klok sudah jadi free player, kita bisa dekati dan ajak bergabung. Mulai dari itu komunikasi menjadi intens. Memang saat proses itu banyak klub yang incar Marc," kata Direktur Persib, Teddy Tjahjono.

Baca Juga:

Hasil Liga 1: Tekuk Persita 2-1, Persib Raih Kemenangan Kedua

Resep Klok dan Rashid Saling Klop, Sering Nongkrong Bareng

Marc Klok
Marc Klok. (LIB)

Klok sendiri merasa Persib sudah tepat sebagai labuhan barunya. Meski banyak klub Tanah Air dan luar negeri yang mengincar jasanya.

"Saya tidak mau main di Persija, saat itu ada banyak klub (incar saya), di Indonesia Arema (FC), Bali (United), Persis (Solo). Ada juga di Malaysia, Kedah (FC), dan di Arab (Saudi) juga ada," kata Klok.

"Persib nomer satu, kenapa, karena relationship dengan coach Robert (Alberts), tapi juga histori klub dan fans di sini, juga pemain. Persib punya banyak pemain berkualitas, jadi saya mau main dengan banyak pemain berkualitas," tambah pemain naturalisasi tesebut.

Marc Klok
Marc Klok. (Media Persib)

Manajemen Persib juga membantah sudah menikung Persija saat Klok hadir di undian Piala Menpora 2021. Saat itu, Teddy Tjahjono menepuk lengan Klok. Banyak warganet yang berasumsi itu sebagai kode.

"Sebetulnya, saya menepuk Widodo Cahyono Putro (pelatih Persita Tangerang) waktu pertama kali, setelah itu Klok. Tidak ada kode. Tapi banyak yang beranggapan itu sebuah kode," ujar Teddy Tjahjono sambil tertawa senyum.

"Saat itu mungkin pak Teddy tidak kenal saya, saya juga. Tapi setelah itu pak Teddy tahu saya, 'ini pemain bagus'," canda Klok, yang lahir pada 20 April 1993.

Marc Klok
Marc Klok bersama Mohmmed Rashid. (Media Persib)

Ikatan Batin dengan Robert Alberts

Klok mengakui, sebagaian besar alasannya bergabung ke Persib karena pelatih Robert Rene Alberts. Pelatih asal Belanda itu berjasa bawa kecermelangan karier Klok di Indonesia.

"Waktu 2017 dia telepon, saya klok mau datang ke Indonesia (gabung PSM Makassar, saat itu Robert Alberts pelatihnya). Dia kasih saya change main di Indonesia. Dia ganti hidup saya. Mungkin tidak ada dia di Indonesia, saya juga tidak ada di Indonesia. Karier saya improve, saya improve, kita punya relationship baik. Ini kesempatan saya lagi bersamanya," kata pemain berumur 28 tahun tersebut.

"Jadi berbagai faktor tersebut, Marc punya pertimbangan dengan klub-klub yang lain. Akhirnya Marc mau bergabung ke Persib," timpal Teddy Tjahjono.

Kini, Klok langsung membuktikan kualitasnya bersama Persib. Ia berhasil mencetak satu gol bagi Persib saat menang 1-0 atas Barito Putera.

Teranyar, Klok mampu kembali membawa Persib meraih kemenangan. Kali ini atas Persita dengan skor 2-1 berkat dua gol bersama Mohammed Rashid. Duetnya bersama Rashid sangat menjanjikan di lini tengah Persib.