BolaSkor.com - Tidak ada drama atau skenario di luar prediksi bagi timnas Italia di Piala Eropa 2020. Gli Azzurri menyapu bersih dua laga pertama fase grup dan berhasil lolos ke fase gugur Piala Eropa.

Dalam dua kemenangan itu Italia total mencetak enam gol kala melawan Turki (3-0) dan Swiss (3-0). Roberto Mancini dapat merotasi skuadnya ketika melawan Wales di laga terakhir grup A, Minggu (20/06) pukul 23.00 WIB.

Italia mempertegas diri mereka sebagai calon favorit juara dengan catatan itu, belum lagi status tak pernah kalah di bawah arahan Mancini sejak Kualifikasi Piala Eropa. Dengan keran gol yang terjaga dan keseimbangan kala bertahan, wajar jika Italia jadi favorit juara.

Kendati demikian tidak semuanya dapat diyakinkan dengan performa Giorgio Chiellini dkk itu. Legenda sepak bola Prancis dan Arsenal, Patrick Vieira salah satu yang meragukan Italia bisa melaju ke final.

Baca Juga:

Patrik Schick, Ditolak Juventus dan Dibuang AS Roma

Hasil Pertandingan Grup A Piala Eropa 2020: Italia Lolos 16 Besar, Wales Jaga Asa

Bintang Laga Italia Vs Swiss: Manuel Locatelli Semakin Bertaji

Kurang Intens, Kekuatan, dan Kecepatan

Timnas Italia

Vieira yang kini jadi pandit sepak bola menilai dua laga yang dilalui Italia merupakan pertandingan yang mudah. Vieira tak mau terlalu cepat menilai Italia sebagai calon kuat juara Piala Eropa, sebab menurutnya mereka masih punya kekurangan.

"Saya pikir dua pertandingan pertama yang mereka mainkan adalah dua pertandingan yang mudah," kata Vieira kepada ITV. "Tentu saja… Anda harus (mengalahkan) apa yang ada di depan, tapi saya masih ragu mereka bisa sampai akhir."

"Saya percaya bahwa mereka kurang intensitas, kurang tenaga, kecepatan untuk lebih berbahaya ke lini depan, jadi saya masih akan menunggu.

“Saya pikir masih terlalu dini untuk mempertimbangkan Italia, bahwa mereka bisa melaju sampai akhir.”

Timnas Italia melanjutkan kebangkitan mereka bersama Roberto Mancini setelah absen bermain di Piala Dunia 2018. Italia telah memenangi Piala Dunia empat kali dan satu Piala Eropa yang terakhir diraih pada 1968.

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini