BolaSkor.com - Pelatih Chelsea, Graham Potter, satu langkah lebih dekat dengan pintu keluar usai kalah dari Aston Villa 2-0 pada laga lanjutan Premier League 2022-2023, di Stamford Bridge (1/4). Manajemen The Blues mulai memikirkan masa depan sang manajer.

Chelsea kembali tampil tidak konsisten. Menjamu Aston Villa, The Blues justru kalah dua gol tanpa balas melalui aksi Ollie Watkins (18') dan John McGinn (56'). Padahal, Chelsea melepaskan 27 tembakan, tetapi tidak ada yang menjadi gol.

Hasil tersebut membuat Chelsea merosot ke posisi ke-11 klasemen sementara. Dari 28 laga, The Blues hanya meraih 38 poin.

Baca Juga:

Memble di Premier League, Chelsea Akan Menebusnya di Liga Champions

Graham Potter Bicara Peluang Romelu Lukaku Kembali ke Chelsea

Chelsea Jumpa Madrid di Perempat Final, Graham Potter Tegaskan Tekad Juara

Usai pertandingan, Graham Potter mengakui jika kekalahan kali ini adalah tanggung jawabnya. Padahal, menurut Potter, Chelsea telah bermain apik. Sayangnya, hasil tidak memihak untuk Enzo Fernandez dan kolega.

"Menurut saya, tim telah memberikan segalanya. Anda bisa mengetahui berapa kali kami masuk ke dalam pertahanan mereka atau tembakan yang kami lepaskan. Ada permainan yang positif, tetapi hasilnya menyakitkan," jelas Potter usai pertandingan dinukil Belfast Telegraph.

"Saya mengerti ketika kalah di kandang Anda akan kecewa, frustrasi, dan marah. Selain itu, tidak ada yang senang melihat posisi kami di klasemen. Kritik yang datang harus saya terima."

Pakar transfer, Fabrizio Romano, melaporkan jika saat ini manajemen Chelsea mulai mempertanyakan kinerja Graham Potter. Padahal, sebelumnya para petinggi The Blues selalu memberikan dukungan kepada Potter.

Lebih lanjut, satu nama telah mencuat sebagai pengganti Potter. Ia adalah Julian Nagelsmann yang saat ini sedang menganggur usai dipecat Bayern Munchen. Kabarnya, Tottenham Hotspur juga memonitor Nagelsmann.