BolaSkor.com - Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, meminta maaf kepada suporter Inter Milan usai timnya membeli Romelu Lukaku. Tuchel hanya ingin The Blues terus memperkuat diri.

Romelu Lukaku mendatangkan angin positif bagi Inter Milan. Sejak bergabung dari Manchester United pada musim panas 2019, Lukaku langsung menjadi mesin gol Il Biscione.

Puncaknya, Lukaku menjadi bagian penting dalam perjalanan Inter Milan meraih Scudetto 2020-2021. Sang striker mengemas 24 gol dalam 36 laga Serie A. Catatan tersebut ditambah 10 assist.

Baca Juga:

Chelsea Disebut Tak Tahu Cara Gunakan Lukaku, Tuchel Balas Sindiran Conte

Lukaku Bisa Dimatikan, Thomas Tuchel Tak Panik

Romelu Lukaku Tak Mau Dibandingkan dengan Cristiano Ronaldo

Sayangnya, Lukaku tak kuasa menolak tawaran kembali memperkuat Chelsea. Meskipun Inter tidak tertarik melego striker tim nasional Belgia itu, tetapi kehendak dari sang pemain menjadi pembeda.

Akhirnya, Lukaku menuju Chelsea dengan mahar 115 juta euro. Nilai tersebut menjadikan Lukaku sebagai pemain termahal dalam sejarah The Blues.

Tuchel sadar, transfer Lukaku ke Chelsea menyakiti sejumlah suporter Inter Milan. Mereka ditinggal pas lagi sayang-sayangnya. Bahkan, sebuah mural wajah Lukaku dengan Giuseppe Meazza dirusak suporter Inter.

"Saya meminta maaf untuk suporter Inter Milan. Namun, seperti tim lainnya, kami mencoba meningkatkan diri," ujar Tuchel seperti dilaporkan Football Italia.

"Kami mencari penyerang yang kuat secara fisik, menjadi titik serangan, dan pemain yang punya kepribadian untuk mengangkat tekanan dari pundak para pemain muda untuk bermain sepak bola lebih cepat," papar Tuchel.

Tuchel yakin, Lukaku sangat senang kembali ke Chelsea. Sang striker mendapatkan kesempatan kedua membuktikan diri pantas membela The Blues.

"Kembali ke Inggris di mana Lukaku bermain sebagai pemain muda sangat penting baginya. Saya tahu Lukaku adalah orang luar biasa," kata Tuchel.