Turin – Kegagalan tukar guling Fredy Guarin dan Mirko Vucinic turut mengundang keprihatinan bek Juventus, Giorgio Chiellini. Hal itu disebut Chiellini, lantaran sedih melihat nasib Guarin dan Vucinic semakin terkatung-katung di masing-masing klubnya. Sebenarnya langkah Guarin menuju juara bertahan Liga Italia hanya tinggal tahap akhir. Namun akhirnya dewan direksi Inter membatalkan proses tersebut lantaran mendapat protes keras dari pendukungnya. Dalam hal ini, Chiellini, mengatakan Erick Thohir selaku presiden klub Nerazzurri adalah orang yang harus paling bertanggung jawab. “Saya harapkan yang terbaik untuk Inter dan khususnya Guarin. Guarin, bersama Vucinic, adalah korban ketidakpastian situasi dimana dia (Thohir) bermain-bermain sedikit terlalu banyak dengan kehidupan dari dua orang,” kata Chiellini seperti dilansir Goal. Hingga saat ini, nasib Guarin bersama La Beneamata masih belum jelas. Selain belum ada satupun dewan direksi Inter Milan yang menemui Guarin untuk menjelaskan persoalan yang terjadi, pemain internasional Kolumbia itu juga sudah tak lagi masuk dalam susunan pemain utama Il Biscione. Sejak pembatalan transfer, pemain 27 tahun itu tak dibawa pelatih Walter Mazzarri dalam dua pertandingan terakhir. Sebelumnya, musim ini Guarin telah tampil sebanyak 19 kali, lengkap dengan catatan tiga gol dan empat assist. Situasi lebih baik dihadapi oleh Mirko Vucinic. Meski tak lagi menjadi pilihan utama semenjak kehadiran carlos Tevez dan Fernando Llorente, pemain Montenegro itu tetap masuk ke dalam skuat utama meski hanya tampil sebagai pemain pengganti. Sejauh ini Vucinic sudah menyumbangkan dua gol dari sembilan pertandingan.