BolaSkor.com - Christian Eriksen kembali bersinar usai pindah ke Manchester United pada musim panas lalu. Namun gelandang berkebangsaan Denmark itu nyatanya belum bisa melupakan Inter Milan.

Eriksen memperkuat Inter sejak Januari 2020. Ia dipinang Nerazzurri dari Tottenham Hotspur dengan biaya sekitar 10 juta euro saja.

Kariernya Eriksen di Italia awalnya tak berjalan lancar. Ia kesulitan menembus tempat di skuat utama Inter asuhan Antonio Conte.

Baca Juga:

Masih Tahap Pendekatan, Eriksen Sudah Nyaman dengan Casemiro

Bukan Cristiano Ronaldo, Christian Eriksen Lebih Ditakuti Penggawa Tottenham

Antonio Conte Blak-blakan Ingin Latih Christian Eriksen Lagi

Pada musim dingin 2021, kebersamaan Eriksen dan Inter nyaris berakhir. La Beneamata memang memasukkan namanya ke dalam daftar jual.

Namun Eriksen tetap bertahan di Inter hingga bursa transfer ditutup. Hebatnya, ia kemudian bangkit dan sukses merebut tempat utama.

Ironisnya, masa-masa menyenangkan Eriksen di Inter tak bertahan lama. Insiden serangan jantung saat membela Denmark di Piala Eropa mengubah segalanya.

Pasca insiden tersebut, Eriksen menggunakan alat pacu jantung di tubuhnya. Namun hal itu membuatnya tak bisa melanjutkan karier di Italia karena terbentur peraturan negara.

Eriksen secara resmi mengakhiri kontraknya dengan Inter pada Oktober 2021. Ia kemudian mencoba membuka lembaran baru bersama Brentford hingga akhirnya dilirik Manchester United.

Eriksen kini menjelma menjadi salah satu tumpuan di lini tengah Manchester United. Namun ia tak bisa membohongi perasaannya yang masih merindukan Inter.

“Saya menyukai waktu saya di Italia dan ingin tetap tinggal. Tujuan saya (usai pulih dari masalah jantung) adalah kembali ke Italia, jadi saya sedih karena itu tidak mungkin," kata Eriksen dilansir dari Football Italia.

"Inter adalah klub yang bagus dan saya kecewa untuk pergi, tapi inilah sepak bola.”