BolaSkor.com - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, merasa timnya tidak diuntungkan usai tersingkir dari Liga Champions. Menurut Conte, hal tersebut tidak serta-merta membuat Nerazzurri menjadi lebih diuntungkan dalam perburuan Scudetto.

Inter hanya bisa melangkah hingga babak grup di Liga Champions musim ini. Romelu Lukaku dan kawan-kawan menempati posisi juru kunci klasemen akhir grup.

Setelah itu, Inter malaju kencang di Serie A. Kini, Inter berada di puncak klasemen dengan keunggulan empat poin dari peringkat kedua, AC Milan.

Baca Juga:

Legenda Milan Nilai Lebih Sulit Jaga Lukaku daripada Ibrahimovic

Inter Milan 3-0 Genoa: Lukaku Rancak, Nerazzurri Mantab di Puncak

5 Hal yang Jarang Diketahui dari Derby della Madonnina

Inter Milan

Banyak yang berpendapat Inter diuntungkan setelah tidak lagi berlaga di Eropa. Dengan begitu, pasukan Conte bisa fokus pada Serie A.

"Belum ada hasil yang mengatakan kami meraih Scudetto. Ini adalah Inter dan para pemain harus berambisi meraih kemenangan. Sudah sejak lama Inter belum memenangi apa pun. Kami nyaris menang pada musim lalu, pada musim pertama saya," ujar Conte seperti dilaporkan Football Italia.

"Saya pikir, kami tidak pantas tersingkir dari Liga Champions. Namun, itu membuat kami melihat diri sendiri dan menyadari semua harus meningkatkan standar."

"Jika berada di Liga Champions sekarang, saya pikir kami bisa berbuat lebih banyak di kompetisi itu," papar Conte.

Tatap Laga Kontra Parma

Pada laga terakhir, Inter Milan menang meyakinkan 3-0 melawan Genoa. Setelah laga itu, Conte akan memimpin Inter bertamu ke markas Parma. Menurut Conte, Inter pantang memandang lawan sebelah mata.

"Kami bermain melawan Genoa yang dalam konisi sangat baik. Kami punya pendekatan yang tepat dengan tidak membiarkan Genoa selain memberikan beberapa umpan silang. Kami mencetak tiga gol dan Mattia perin melakukan beberapa penyelamatan," kata Conte.

"Semua pekerjaan membuahkan hasil. Ini sudah dimulai sejak tahun lalu. Tim mengembangkan kepercayaan diri dan memahami situasi baik di dalam atau luar lapangan. Kami paham kapan harus agresif dan kapan harus menahan bola."

"Masih ada 14 pertandingan lagi. Seperti yang saya katakan, melawan Genoa dan Parma terlihat mudah di atas kertas. Namun, kami harus membuktikan sebagai tim yang waspada."