BolaSkor.com - Sebelum memastikan Liga 1 dan Liga 2 kembali digelar, PSSI sudah memberikan beberapa rancangan lanjutan kompetisi. Salah satu rancangan tersebut ialah PSSI akan menambah nilai subsidi kepada tim yang berlaga di Liga 1.

Wacana ini muncul ketika PSSI menggelar pertemuan virtual dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan perwakilan klub Liga 1 yang digelar pada 2 Juni lalu. PSSI ingin menamabah jumlah subsidi dari sebelumnya Rp520 juta, menjadi Rp800 juta.

Selain itu juga wacana terkait format kompetisi yang baru, serta tak ada degradasi untuk Liga 1. COO Bhayangkara FC, Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Sumardji ikut mengomentari terkait dengan penambahan subsidi tersebut.

Baca Juga:

COO Bhayangkara FC Nilai Terkesan Dipaksakan Jika Liga 1 Digelar di Pulau Jawa

Bhayangkara FC Kesulitan Pencairan Dana Sponsor jika Kompetisi Kembali Digelar

Ia berharap penambahan subsidi Rp800 juta bukan hanya sekadar wacana. Menurut Sumardji, melangsungkan pertandingan di tengah pandemi Covid-19 bukan hal yang mudah. Apalagi, saat ini dukungan sponsor semakin tak terlihat wujudnya.

"Kalau memang liga ini mau dimulai sampai dengan saat ini kami akui hanya kesulitan satu, terkait dengan sponsor. Karena apa? karena pertandingan ini kan sebentar lagi akan dimulai kan susah untuk kami mencari sponsor," kata Sumardji.

"Kemarin itu, ini khusus untuk Bhayangkara, kami baru membicarakan mau deal-deal soal kontrak dengan sponsor lalu ada Covid-19, jadi kontrak yang kami dapatkan itu juga tidak maksimal," ujarnya.

Mantan manajer Timnas Indonesia U-23 itu menambahkan bahwa di tengah masa pandemi Virus Corona yang sedang melanda Indonesia. Maka dari itu, Sumardji berharap penuh pada subsidi yang diberikan oleh PSSI.

"Jadi kesimpulannya bahwa kalau memang dari PSSI itu ada subsidi ya kami sangat berterima kasih, karena memang akan sangat sulit sekali mencari sponsor," pungaks oria yang saat ini menjabat sebagai Kapolresta Sidoarjo tersebut.