BolaSkor.com - Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit, bermimpilah setinggi langi. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang. Itu kalimat yang pernah diucapkan oleh mantan Presiden Republik Indonesia, Soekarno.

Bermimpi setinggi langit dan mengejarnya. Banyak yang mencobanya tapi gagal, tapi ada juga yang tak kenal lelah melakukannya dan kemudian berhasil. Intinya adalah mencapai impian bukan hal yang mustahil dilakukan.

Hal itu relevan dengan Old Trafford, markas Manchester United yang dikenal dengan julukan Theatre of Dreams atau Teater Impian. Bukan tanpa alasan stadion itu diberi julukan, sebab sudah banyak cerita bersejarah tentang United dan para pemain yang mengubah mimpi jadi nyata dan sukses.

Kisah itu juga terjadi kepada Cristiano Ronaldo. Di masa lalu saat memperkuat Real Madrid dan Juventus, fans hanya bisa berharap Ronaldo kembali ke Old Trafford. Itu harapan sekaligus impian dari fans.

Baca Juga:

Manchester United 4-1 Newcastle United: Comeback Cemerlang, Ronaldo Bikin Sejarah

Rahasia Tubuh 10 Tahun Lebih Muda Milik Cristiano Ronaldo

Menilik 5 Debut Resmi dalam Karier Cristiano Ronaldo

Comeback Cristiano Ronaldo

Pada 2021 impian itu terwujud. Segalanya berjalan cepat dari keinginan Ronaldo pergi dari Juventus, lalu sempat muncul rumor ke Manchester City, hingga pada akhirnya United terlibat dalam perburuan dan tak butuh waktu lama untuk clbk antara Ronaldo dan United.

Periode pertama Ronaldo dengan Man United diwarnai kesuksesan besar di bawah arahan Sir Alex Ferguson. Tiga titel Premier League dan satu Liga Champions diraihnya. Ronaldo saat ini datang dengan kondisi berbeda.

Usianya tak lagi muda (36 tahun) tapi pengalaman serta kualitasnya tak perlu diragukan lagi. Mentalitas juara yang dibawanya juga penting untuk United yang terakhir memenangi titel Premier League pada 2013.

Panggung bak sudah disiapkan untuk Ronaldo memainkan debut keduanya di United: di Old Trafford dan penonton kembali menonton di stadion. Lawannya adalah Newcastle United yang menjadi 'korban' hat-trick pertama Ronaldo untuk United di periode pertama.

Teater Impian Riuh

Ole Gunnar Solskjaer, mantan rekan setimnya di United dulu, menurunkannya sebagai starter dan Ronaldo bermain 90 menit melawan Newcastle United pada pekan empat Premier League, Sabtu (11/09) malam WIB.

United menang 4-1 dan Ronaldo menorehkan dua gol di debut keduanya dan gol lain dicetak Bruno Fernandes serta Jesse Lingard. Teater Impian riuh dengan suara suporter dan aura-aura kepercayaan diri mulai terlihat dari skuad terkini.

Cristiano Ronaldo langsung cetak dua gol di debut keduanya dengan MU

"Inilah Man United, ini tentang Cristiano dan ini adalah hari untuk dinikmati semua orang dan mereka telah melakukannya," tutur Solskjaer.

“Dia (Ronaldo) telah berkembang menjadi pencetak gol yang fantastis, merasakan momen-momen besar, mengetahui di mana harus berada, memposisikan dirinya di dalam kotak, memainkan permainan yang sangat bagus."

Ronaldo mengakui sempat nervous atau tegang sebelum laga dimulai (memperlihatkan sisi humanis dari pemain sekalibernya). Ronaldo juga mengutarakan comeback-nya ke United dan bermain di Old Trafford, menahbiskan status Teater Impian.

"Kembalinya saya ke Old Trafford hanya sedikit pengingat mengapa stadion ini dikenal sebagai Teater Impian," ucap Ronaldo.

"Ini luar biasa (dukungan suporter). Ketika saya memulai pertandingan saya sangat gugup, sumpah. Tapi saya pikir itu normal."

“Saya tidak menyangka mereka akan menyanyikan nama saya sepanjang laga jadi saya sangat gugup. Mungkin itu tidak terlihat, tapi benar begitu."

"Sambutannya luar biasa, tapi saya di sini untuk memenangkan pertandingan, untuk membantu tim dan meraih kemenangan, membawa klub kembali ke tempat yang pantas mereka dapatkan."

“Semua orang tahu bahwa sepak bola di sini di Inggris berbeda dari bagian dunia mana pun. Saya telah bermain di mana-mana dan jujur, Inggris adalah yang paling istimewa."

"Saya milik Man Utd. Saya tiba di sini pada usia 18 tahun, mereka memperlakukan saya dengan luar biasa dan inilah mengapa saya kembali. Saya sangat bangga berada di sini dan saya ingin menang," tegas penilik lima Ballon d'Or itu.

Musim 2021-2022 masih panjang. Namun fans Man United boleh bermimpi soal trofi yang belum diraih di era Solskjaer. United telah memulangkan 'si anak hilang' yang punya satu misi: mengembalikan kejayaan Manchester United.