BolaSkor.com - Manchester United berpeluang kehilangan sang bintang, Cristiano Ronaldo, pada bursa transfer musim panas kali ini. Jika benar terjadi, Man United diyakini akan mengalami kesulitan.

Cristiano Ronaldo hanya kuat bertahan satu musim di Manchester United pada periode keduanya. Ronaldo meminta Man United merelakannya hengkang andaikan ada tawaran yang tepat.

Ronaldo diyakini tidak puas dengan penampilan Manchester United musim lalu. Apalagi, Setan Merah juga gagal menembus Liga Champions.

Tentunya, kehilangan Ronaldo akan membuat Manchester United mengalami sejumlah masalah. Laurie Whitwell yang merupakan jurnalis asal The Athletic mengungkap setidaknya ada empat problem untuk Man United jika Ronaldo benar pergi.

Baca Juga:

Tinggalkan Manchester United, Dean Henderson Senang

5 Hal Menarik dari Sesi Latihan Perdana Erik ten Hag di Manchester United

Tancap Gas, Manchester United Ingin Segera Amankan Tiga Target Transfer

Masalah pertama adalah rencana Erik ten Hag yang berantakan. Sebab, Ten Hag ingin mengandalkan Ronaldo sebagai ujung tombak pada musim depan.

"Erik ten Hag baru saja mempersiapkan keberadaan Ronaldo dalam skuadnya. Ia juga telah menekankan jika Ronaldo akan bertahan. Jadi, kepergian Ronaldo akan menyebabkan guncangan," tulis Laurie Whitwell.

Masalah kedua dan ketiga adalah pilihan striker yang menipis dan tidak adanya pemain yang sebaik Ronaldo.

Sulit dimungkiri jika Ronaldo adalah mesin gol utama Manchester United saat ini. Nama-nama lainnya seperti Jadon Sancho, Anthony Martial, Marcus Rashford, dan Anthony Elanga masih belum bisa banyak diandalkan.

Oleh karena itu, Man United diyakini akan kesulitan mencari pemain pengganti Ronaldo. Apalagi, pilihan di bursa transfer juga tidak banyak.

Masalah lainnya yang akan membuat Manchester United kesulitan adalah merusak rencana di bursa transfer.

Man United yang saat ini sedang fokus memboyong gelandang dan bek harus membagi perhatian dengan misi mencari pengganti Ronaldo. Harga yang dibutuhkan untuk mencari pengganti sepadan juga diyakini tidak akan murah.