BolaSkor.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya merampungkan bagian dalam Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Kesan kumuh di bagian tribun stadion yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2021 tersebut sudah hilang. Semuanya sudah direnovasi sesuai permintaan FIFA.

Pemkot Surabaya kini fokus menuntaskan pembangunan dan renovasi di luar stadion. Di antaranya, tiga lapangan latihan, pengerjaan akses jalan, dan lahan parkir.

Insya Allah (tiga lapangan) akhir Desember selesai. Saat ini sudah on the track semua,” kata Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Kota Surabaya, Iman Krestian.

Baca Juga:

Kunjungi Stadion Si Jalak Harupat, Menpora Minta Dukungan untuk Piala Dunia U-20

Tiga Tantangan Usai 5 Lapangan di Bali Direnovasi untuk Piala Dunia U-20

Selama dua hari terakhir ini, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meninjau progres renovasi stadion yang diresmikan 2010 silam. Mulai dari perbaikan dan pemasangan lift, rumput lapangan yang mulai terlihat hijau merata, serta single seat semuanya sudah terpasang.

Pemasangan lampu juga sudah selesai. Tinggal instalasi jaringan listrik ke PLN. Selain itu, pembenahan ruang konferensi pers, toilet, ruang jacuzzi pemain, pelebaran lorong pemain hingga lapangan pemanasan stadion yang memakai rumput sintetis.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melihat perkembangan renovasi fasilitas dan sarana penunjang di luar Stadion Gelora Bung Tomo. (BolaSkor.com/Kurniawan)

Renovasi berjalan sesuai target selesai November 2020. Alhasil, tampilan stadion GBT makin cantik semenjak direnovasi. “Untuk toilet, saya minta pemberian nomor di setiap pintu-pintu toilet. Kalau habis membersihkan jangan lupa dikunci ruangannya,” kata Risma.

Fasilitas dan sarana di luar stadion segera dituntaskan. Akses jalan baru diperkirakan rampung sekitar Maret-April mendatang. Pemkot Surabaya juga mempersiapkan penanaman tanaman di sekitar jalan baru.

Sedangkan untuk penerangan jalan, Risma berencana memaksimalkan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). “Mudah-mudahan tidak menggunakan genset. Lihat tambahan dayanya. Karena bukan hanya stadion tapi juga kompleks, jalan-jalan baru, tiga lapangan latihan butuh penerangan,” tandasnya. (Laporan Kontributor Kurniawan/Surabaya)