BolaSkor.com - Saat ini badan sepak bola Eropa UEFA sedang menggelar pertemuan membahas kelangsungan kompetisi sepak bola termasuk gelaran Piala Eropa 2020. Ada kemungkinan turnamen antarnegara Eropa tersebut bakal ditunda karena wabah virus corona (Covid-19)

UEFA mengadakan pertemuan dengan cara telekonferensi dengan semua anggota di tengah tekanan untuk menemukan waktu untuk menyelesaikan liga domestik yang saat ini semuanya ditangguhkan. Artinya, menggeser Piala Eropa setahun merupakan langkah pertama yang paling jelas.

Baca Juga:

Dampak Virus Corona: UEFA Tunda Semua Laga, Termasuk Liga Champions dan Liga Europa

Cara UEFA Akhiri Kompetisi Eropa: Semifinal hingga Final di Satu Kota Selama 4 Hari

Virus Corona Kian Mewabah, UEFA Dikabarkan Tunda Piala Eropa hingga 2021

Piala Eropa 2020 semula akan diadakan di 12 tempat, dengan semi final dan final di London. Tanpa adanya virus corona, secara logistik ajang ini sudah menjadi sebuah tantangan besar. Jauh lebih besar jika ajang ini digelar di satu atau dua negara seperti yang selama ini dilakukan.

Menarik menunggu hasil pertemuan jika benar Piala Eropa akan ditunda hingga tahun depan. Pasalnya tahun depan, UEFA sudah memiliki agenda padat. Seperti dilansir Reuters, tahun depan akan ada Kejuaraan Eropa Putri yang akan diadakan di Inggris pada musim panas 2021. Sedangkan Piala Dunia Antarklub rencananya dihelat 17 Juni-4 Juli dan akan menampilkan delapan klub Eropa setelah FIFA mengubah format.

Tetapi tampaknya mustahil untuk mempertahankan posisi ajang tersebut di dalam kalender jika Piala Eropa mundur ke tahun yang sama.

Bentrokan tambahan terjadi dengan adanya Kejuaraan Eropa U-21 yang akan digelar di Slovenia dan Hungaria pada Juni. Plus adanya UEFA Nations League.

Selain di Eropa, bakal padat merayapnya agenda sepak bola juga terjadi di Benuar Amerika. Sebut saja Copa America di Argentina dan Kolombia yang akan berlangsung musim panas ini dan menampilkan sejumlah pemain yang berbasis di Eropa.

Tidak hanya itu, masih ada Piala Emas di Amerika Serikat yang juga dijadwalkan untuk musim panas 2021. Selain itu ada juga Piala Afrika di Kamerun yang berlangsung pada Januari-Februari. Agenda makin padat dengan pertandingan kualifikasi Piala Dunia zona Eropa yang akan dimulai pada Maret 2021.

Bagaimana semua gelaran itu tetap berjalan selaras tanpa saling mengganggu tetap menjadi sesuatu yang harus diperjuangkan oleh badan pengatur, seperti halnya masa depan kompetisi klub musim ini.

Dengan menunda Piala Eropa 2020, musim panas ini dapat digunakan untuk menyelesaikan liga-liga domestik dan kompetisi antarklub UEFA.

Adapun untuk Liga Champions dan Liga Europa, muncul saran ini bisa diselesaikan dengan turnamen mini, dengan sisa sistem gugur dimainkan selama beberapa hari di kota-kota tuan rumah untuk final, Istanbul dan Gdansk.

Tapi tentu saja tidak ada kepastian kapan kembalinya sepak bola. Semua tergantung dengan situasi virus corona.

Walaupun musim 2019-20 bisa selesai pada Juli atau Agustus, musim berikut tidak akan dapat dimulai sampai September atau Oktober, untuk memberikan masa rehat para pemain.

Artinya, awal yang terlambat untuk musim domestik 2020-21 akan berdampak pada padatnya jadwal pertandingan agar kompetisi bisa selesai Piala Eropa dimulai.

Jika itu tidak terjadi, ada kemungkinan kompetisi sepak bola klub akan terus berlangsung antara musim panas ini sampai Piala Dunia 2022 di Qatar.