BolaSkor.com - Menyusul kabar manajer Arsenal Mikel Arteta dan striker Chelsea Callum Hudson-Odoi telah dinyatakan positif terkena virus corona (Covid-19), gangguan besar pada jadwal sepak bola domestik di Inggris tidak dapat dihindari.

Jumat (13/3), Premier League mengumumkan penangguhan pertandingan hingga setidaknya sampai 3 April. Penangguhan juga diberlakukan di ajang lain seperti Piala FA dan Liga Putri.

Sementara itu UEFA mengonfirmasi pada hari yang sama bahwa Liga Champions dan Liga Europa ditangguhkan setidaknya untuk sisa Maret. Sebelumnya penangguhan sudah diambil Serie A Italia, LaLiga Spanyol, Ligue 1 Prancis, dan lainnya.

Dengan situasi ini, paling tidak ada empat cara untuk menyelesaikan kompetisi ini.

Baca juga:

Virus Corona Kembali Serang Premier League, Callum Hudson-Odoi Positif Terinfeksi

Manajer Arsenal, Mikel Arteta Positif Terinfeksi Virus Corona

Batalkan Musim

Secara administratif ini tampaknya merupakan pilihan paling sederhana tetapi tentu saja yang paling kontroversial. Kompetisi domestik akan dimulai kembali musim depan dari titik awal, seperti yang dimulai pada Agustus lalu.

Meskipun tak terhindarkan, pilihan ini tentu akan menyebabkan reaksi dan protes keras, khususnya dari suporter Liverpool yang saat ini ada di puncak klasemen Premier League dengan selisih besar.

Selain itu akan meninggalkan masalah tambahan dalam menentukan siapa yang lolos ke Liga Champions dan Liga Europa untuk musim depan. Satu kemungkinan adalah memulai dengan tim yang sama dengan musim ini, tetapi bagaimana dengan larangan dua tahun Manchester City di Eropa? Siapa yang akan menggantikan mereka? Tidak ada solusi yang jelas yang tidak akan membuat masalah lebih lanjut.

Football London melaporkan setidaknya satu klub London berkampanye bahwa kompetisi harus dinyatakan batal.

Berhenti dengan Klasemen Paling Akhir

Pilihan lainnya yaitu klasemen akhir dipakai yang berdasar posisi saat dihentikan. Di Inggris, ini memang tidak se-kontroversial dibandingkan di negara-negara lain karena Liverpool sudah selangkah lagi menyegel gelar.

Yang lebih diperdebatkan adalah masalah kualifikasi Eropa dengan sekelompok klub di papan atas Premier League. Seperti diketahui, persaingan zona Eropa di Premier League masih sangat ketat.

Degradasi dan kualifikasi Eropa akan sangat diperdebatkan mengingat jumlah uang yang dipertaruhkan untuk klub. Sudah banyak dibicarakan dalam beberapa minggu terakhir dampak keuangan yang gagal lolos ke Liga Champions.

Play-off untuk Menentukan Gelar, Degradasi dan Tiket Eropa

Pilihan ini disebut-sebut sebagai kemungkinan ketika Serie A pertama kali ditangguhkan, meskipun format play-off masih belum jelas. Apakah antara dua tim teratas liga? Itu tidak masuk akal dalam konteks Premier League.

Demikian juga berapa klub akan dimasukkan dalam play-off degradasi? Siapa yang akan bergabung dalam play-off untuk tempat Liga Champions dan siapa yang absen?

Lanjutkan Kompetisi Setelah Kondisi Aman

Dari perspektif olahraga murni, ini tampaknya menjadi satu-satunya pilihan yang masuk akal, meskipun pertanyaannya kemudian beralih ke Piala Eropa 2020 dan dimulainya musim depan.

Keputusan mengenai Piala Eropa 2020 masih menunggu keputusan UEFA awal minggu depan. Namun dengan 10 pekan pertandingan liga dan ajang lain dari kompetisi Eropa yang masih harus dimainkan, tidak ada yang tahu seberapa lama musim 2020-21 bakal selesai.