BolaSkor.com - Sindiran pedas diutarakan pemain asal Brasil, Dani Alves, kepada Barcelona. Ia menganggap belakangan ini Barcelona kerap melupakan sosok-sosok yang berjasa dalam keberhasilan meraih kesuksesan.

Dani Alves saat ini sedang menganggur usai kontraknya tidak diperpanjang Barcelona. Eks Juventus itu menyelesaikan masa bakti kedua di Barcelona dalam periode setengah musim.

Alves bersyukur bisa mendapatkan kesempatan kedua. Namun, ia menyayangkan bagaimana Barcelona memperlakukan para legendanya.

Baca Juga:

Saga Transfer Robert Lewandowski Jalan di Tempat

Ousmane Dembele Pilih Bertahan di Barcelona

Barcelona Terus Cari Cara Depak Samuel Umtiti

"Saya tidak pergi dengan sedih. Saya pergi dengan senang bisa kembali ke Barcelona. Saya bermimpi selama lima tahun ingin hidup pada saat kedua ini. Satu-satunya hal yang saya tidak suka adalah bagaimana kepergian saya ditangani," kata Alves kepada Guardian.

"Sejak tiba, saya membuatnya sangat jelas bahwa bukan lagi pria berusia 20 tahun dan saya ingin sesuatu dilakukan secara langsung, tanpa menyembunyikan sesuatu. Namun, klub ini telah berbuat dosa dalam beberapa tahun terakhir."

"Barcelona tidak peduli dengan orang-orang yang membuat sejarah untuk klub. Sebagai seorang Cules, saya ingin Barcelona melakukan hal yang berbeda. Saya tidak berbicara tentang diri sendiri karena situasinya adalah skenario lain. Saya sangat berterima kasih kepada Xavi dan presiden karena telah membawa saya kembali."

"Saya menemukan klub yang penuh dengan orang-orang muda dengan ide-ide luar biasa di lapangan. Namun, perlu meningkatkan kerja di luar lapangan. Pola pikirnya sangat bertolak belakang dengan apa yang kami bangun beberapa tahun lalu. Segala sesuatu yang terjadi di lapangan adalah cerminan dari apa yang terjadi di luar," papar Alves.

Alves tetap mendoakan Barcelona kembali berjaya. Meskipun, hal tersebut cukup sulit digapai.

"Saya mendukung Barcelona untuk kembali ke puncak, tetapi itu sangat rumit. Sepak bola lebih seimbang, ini adalah permainan kolektif. Dan itu telah ditinggalkan di klub."