BolaSkor.com - Real Madrid kian menegaskan statusnya sebagai penguasa Liga Champions usai meraih gelar ke-14. Penggawa Los Blancos, Dani Carvajal menyadari tuah timnya di ajang kompetisi antarklub terelite Eropa tersebut.

Koleksi 14 trofi memang membuat Madrid menjadi klub tersukses di Liga Champions. Jumlah tersebut dua kali lebih banyak dari yang dikumpulkan AC Milan sebagai tim tersukses kedua di ajang ini.

Madrid juga punya rekor fantastis dalam laga final. Klub ibu kota Spanyol itu tak terkalahkan dalam delapan kesempatan terakhir secara beruntun.

Liverpool menjadi korban terbaru di partai puncak. Tim asuhan Jurgen Klopp takluk 0-1 meski mendominasi jalannya pertandingan.

Baca Juga:

Mudah bagi Vinicius Junior untuk Tolak Godaan PSG

Gabung Real Madrid, Rodrygo Ternyata Lawan Kehendak Sang Ayah

Pengorbanan Mohamed Salah di Final Liga Champions

Carvajal mengakui kemenangan atas Liverpool tak lepas dari tuah Madrid di Liga Champions. Ia dan rekan-rekannya seolah memiliki keyakinan tersendiri meski digempur oleh lawan nyaris sepanjang laga.

"Kami tahu bahwa bahkan jika kami tampil sangat buruk dan bukan hari kami, kami tetap memiliki peluang kami. Jika mampu terus mengatur pukulan palu, kami akan mendapatkan hadiah kami," kata Carvajal kepada Diario AS.

Selain itu, Carvajal cukup yakin tuah Madrid di Liga Champions tak hanya dirasakan timnya. Liverpool sebagai lawan juga terpengaruh mentalnya.

Jika melihat performa sebelum final, Liverpool cukup diunggulkan untuk memenangi laga. Performa Mohamed Salah dan kawan-kawan lebih konsisten sepanjang musim.

Terbukti Liverpool mampu mendikte permainan Madrid. Namun sebuah gol dari Vinicius Junior pada akhirnya menghukum Merseyside Merah.

“Saya pikir tim rival lebih merasakan (tuah tersebut) daripada apa yang kami rasakan. Mereka (Liverpool) berpikir memiliki Madrid sebagai lawan yang tidak kalah di final," tambahnya.

"Di Paris tim kami mencetak gol dan itu pada dasarnya adalah permainannya. Kami tahu apa yang harus dilakukan di setiap momen, bahwa mereka akan meninggalkan ruang dan itulah kuncinya."