BolaSkor.com - Pemerintah Republik Indonesia (RI) memberikan restu kepada Timnas Indonesia untuk hanya menjalani karantina mandiri selama 5 hari saja. PSSI melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi menjelaskan kenapa Timnas Indonesia bisa mendapat karantina Mandiri hanya 5 hari.

Timnas Indonesia sudah tiba di Jakarta sejak Minggu (2/1) siang WIB. Skuat Garuda baru saja menjalani turnamen Piala AFF 2020 di Singapura.

Sesampainya di Jakarta, Timnas Indonesia langsung menjalani karantina di Hotel Sultan selama 10 hari. Namun, karantina tersebut akhirnya dipangkas menjadi 5 hari.

Baca Juga:

Pratama Arhan Dikabarkan Diminati Banyak Klub Korsel, Termasuk Daejeon Hana

Disebut Tim Impian, Timnas Indonesia Diprediksi Bakal Berprestasi di Masa Depan

Yunus Nusi mengatakan, Pemerintah RI melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Koordinator Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah memberikan restu Timnas Indonesia menjalani karantina 5 hari saja. Apalagi, Timnas Indonesia menjalani prosedur bubble sesuai peneraoan FIFA, AFC, dan AFF saat di Singapura.

Lanjut Yunus Nusi, Timnas Indonesia hanya berpergian ke tempat latihan dan Stadion pertandingan. Ditambah selalu menjalani tes PCR per tiga hari selama di Singapura.

"Anak-anak Timnas tidak bisa di hotel terus. Mereka butuh pemulihan tenaga, renang, fitnes, dan joging," kata Yunus Nusi kepada BolaSkor.com.

Karantina 5 hari juga didukung dengan tes PCR terakhir para pemain, pelatih, dan ofisial Timnas Indonesia yang hasilnya negatif. Ini sudah disampaikan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri kemarin.

Dengan begitu para pemain Timnas Indonesia selesai menjalani karantina pada Jumat (7/1) mendatang.