BolaSkor.com - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, menanggapi sorotan tajam yang diterimanya usai dua kekalahan beruntun yang diderita Red Devils - julukan Man United. Solskjaer 'berlindung' di balik kesuksesan Jurgen Klopp di Liverpool.

Klopp dijadikan contoh bukti kesabaran membuahkan hasil setelah lima tahun membesut Liverpool. Dalam kurun waktu tersebut, manajer asal Jerman membentuk tim juara yang telah meraih titel Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antar Klub.

Solskjaer menjadikan itu sebagai contoh bahwa tidak ada tim juara atau berkualitas yang dapat dibentuk dalam waktu cepat, butuh proses. Manajer asal Norwegia itu menjawab kritikan yang disematkan kepadanya atas masa-masa sulit yang dilalui Man United.

Baca Juga:

Baru 23 Pertandingan, Liverpool Sudah Lampaui Perolehan Poin Manchester United Musim Lalu

Alexis Sanchez Bikin Manchester United Berpikir Dua Kali Datangkan Edinson Cavani

Manchester United Jeblok, Posisi Solskjaer Masih Aman

Manchester United ketika kalah dari Burnley

"Bagi saya, kami memiliki cara melakukan sesuatu, Anda dapat melihat tim lain melakukannya dengan baik," tutur Solskjaer, dikutip dari Goal.

"Anda dapat melihat Jurgen menghabiskan empat tahun membangun timnya dan mereka melakukannya dengan baik sekarang, itu tidak akan menjadi perbaikan cepat, dan itu bukan delapan atau 10 pemain dalam satu jendela transfer, kami memiliki satu jendela transfer yang tepat dan kami sedang mencoba melakukan sesuatu sekarang."

"Ketika Anda memulai sesuatu Anda tetap pada rencana itu. Saya tidak akan mengubah enam atau delapan, atau sembilan atau 10 bulan menjadi pekerjaan dan mulai percaya dengan cara yang berbeda."

"Saya akan tetap berpegang pada apa yang saya percayai untuk dilakukan oleh klub dan mudah-mudahan itu akan cukup baik, bahwa apa yang bisa kami lihat adalah benar. Semua percakapan saya dengan klub positif," terang Solskjaer.

Solskjaer juga meyakini fans memahami apa yang coba dilakukannya di Manchester United. Menurutnya, masa-masa sulit memang biasa terjadi dalam proses pembangunan skuat.

"Saya pikir penggemar kami tahu apa yang telah kami mulai dan saya telah dipercaya untuk melakukan pekerjaan itu dan bahwa pembangunan kembali tidak berjalan satu arah sepanjang waktu, itu tidak hanya berjalan kami melakukan yang hebat, kami melakukan bagus, mengatakannya berkali-kali," imbuh Solskjaer.

"Fondasinya harus diletakkan dan budaya harus diatur dan diletakkan dengan benar dan kelompok ini adalah inti yang baik dari pemain yang percaya pada diri mereka sendiri dan apa yang kami lakukan untuk membawa kami maju dengan rekrutan anyar dan pemain yang kembali," terangnya.

"Anda harus merobohkan rumah, Anda tidak hanya memulai dengan atap, kami memiliki beberapa hari hujan dan berharap atap itu menyala, tapi kami tidak bisa bersembunyi," pungkas Solskjaer.