BolaSkor.com - "Liverpool tim yang hebat tapi kami tidak takut melawan mereka. Kami akan bekerja untuk mendapatkan hasil bagus di leg kedua."

Kutipan di atas dituturkan oleh penyerang muda Benfica, Darwin Nunez, setelah timnya kalah telak 1-3 dari Liverpool di leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (06/04) dini hari WIB. Nunez satu-satunya pencetak gol Benfica.

Sedangkan tiga gol Liverpool datang dari Ibrahima Konate (17'), Sadio Mane (34'), dan Luis Diaz (87'). Menilik 66 persen penguasaan bola Liverpool dan 17 tendangan (delapan tepat sasaran), tak herang jika pada akhirnya Benfica kalah.

Namun jika melihat perjalanan Benfica secara garis besar musim ini dan dilatih pelatih interim, Nelson Verissimo, performa Darwin Nunez musim ini underrated alias tak disorot tapi tak kalah hebat dari tiga nama top di Eropa yang berada di generasi usianya.

Baca Juga:

Hasil Laga Liga Champions: Man City Menang, Liverpool Berjaya di Portugal

Pesta gol di Portugal, Liverpool Ukir Rekor Tandang di Liga Champions

Bawa Benfica ke Perempat Final, Darwin Nunez Jadi Striker U-23 Tertajam di Eropa

Ya, ketika publik lebih ramai membahas Erling Haaland, Kylian Mbappe, dan Dusan Vlahovic, Nunez yang notabene eks pemain Almeria bak oase di tengah gurun bagi Benfica.

Golnya melawan Liverpool menjadi yang kelima di Liga Champions, menyamai catatan eks penyerang Benfica Nuno Gomes pada musim 1998-1999. Ditambahkan oleh William Hill, Nunez juga mengukir rekor fantastis.

Penyerang berusia 22 tahun mencetak 28 gol dari 35 laga. Tidak ada pemain U-23 di liga-liga top Eropa yang mencetak gol lebih banyak dari gol penyerang asal Uruguay tersebut. Tak heran jika Nunez diincar oleh Manchester United dan Barcelona.