BolaSkor.com - Bek Arsenal David Luiz akhirnya buka suara bagaimana perasaanya setelah hengkang ke Arsenal dari Chelsea. Pemain asal Brasil itu mengungkapkan betapa sakit dan penuh emosional saat harus berpisah dengan klub yang sudah berjasa bagi dia.

Bek berusia 32 tahun ini diboyong The Gunners dengan mahar sebesar 8 juta pounsterling atau sekitar Rp138 miliar pada Agustus lalu. Dilansir dari Mirror, dia mengungkapkan betapa sulitnya mengucapkan kata selamat tinggal kepada seluruh pemain dan staf kepelatihan The Blues.

Baca Juga:

10 Pemain Termuda Premier League 2019-20

Ubah Filosofi Chelsea, Frank Lampard Telah Mainkan 8 Debutan dari Akademi Musim Ini

Kepa Tak Konsisten, Chelsea Lirik Kiper Ajax Amsterdam

Bek yang identik dengan rambutnya itu juga mengatakan sempat diminta untuk kembali berseragam Chelsea. Namun, bagi dia profesionalitas harus tetap dijalankan meskipun segala kenangan susah untuk dilupakan.

"Tiga hari atau sepekan pertama sangat tidak mudah bagi saya untuk memahami semua emosi atau bagaimana perasaan saya, karena semuanya tahu sejarah saya dengan Chelsea," ujar David Luiz.

"Saya memiliki koneksi dengan semua orang di klub. Rasanya sangat luar biasa dan saya merindukan semuanya, Setiap pesan singkat saya terima, orang-orang berkata 'Kembalilah, kembalilah, kembalilah, kami ada di sini untukmu," ujar Luiz.

"Saya beri contoh tentang seseorang di sana yang berusia 75 tahun. Dia menikmati sarapan dengan saya tiap kai punya kesempatan. Dia mengirimi saya pesan, 'Saya masih menunggu Anda di sini untuk sarapan bersama lagi."

Ikatan antara David Luiz dengan Chelsea terjalin sejak 2011. Namun, tiga tahun berseragam Chelsea, Luiz memutuskan hengkang ke Paris Saint-Germain pada musim 2014-15. Bersama Les Parisiens dia hanya mampu bertahan selama dua musim. Setelah itu, dia memilih untuk balik ke Chelsea dan meraih trofi Premiere League pada 2017.

Berselang tiga tahun kemudian, David Luiz kembali angkat kaki dari klub yang kini dilatih Frank Lampard. Jelang penutupan bursa transfer musim 2019, dia memilih untuk memperkuat skuat asuhan Mikel Arteta.

Penulis: Riyan Rizky