BolaSkor.com - Manchester United cukup beruntung memiliki dua kiper yang punya kualitas sama bagusnya. David De Gea dan Dean Henderson saling bersaing untuk jadi nomor satu hingga Sergio Romero tersisihkan.

Padahal Romero adalah mantan kiper nomor satu timnas Argentina. Penampilannya juga tidak buruk-buruk amat ketika dipercaya bermain. Tak ayal pilihan itu membuat sang manajer Ole Gunnar Solskjaer 'pusing'.

Dean Henderson yang musim lalu dipinjamkan ke Sheffield United tampil apik tiap kali dipercaya bermain. Solskjaer mengakui itu dan tahu Henderson ingin selalu bermain.

Baca Juga:

Debut Amad Diallo Bikin Legenda Manchester United Penasaran

Real Sociedad Masuk Perangkap Manchester United

Hasil Liga Europa: Man United Gemilang, Arsenal dan Milan Tertahan

Aksi Dean Henderson di laga melawan Real Sociedad

"Yah, Dean telah bermain bagus setiap kali dia mendapat kesempatan, dan dia menjadi dewasa. Bagi saya, dia mengembangkan permainannya," ucap Solskjaer.

"Saya tahu dia tidak bermain sebanyak yang dia lakukan musim lalu, tetapi Anda melihat setiap pertandingan saat dia bermain, dan dalam latihan, peningkatannya."

"Dia sedang bekerja keras pada beberapa aspek yang telah kami bicarakan dengannya. Saya terkesan dengan sikap dan tingkat kerjanya."

"Tentu saja, bagaimana menurutmu, dia bukanlah orang yang paling sabar! Dia ingin memainkan setiap pertandingan karena dia tahu bahwa dia akan tampil baik, selama mungkin itu berlanjut, karena dia berkembang sejak dia datang ke sini."

Baru ini Hendeson mendapatkan clean sheets keenamnya musim ini dari 12 laga - rasio satu clean sheet di setiap dua laga. Catatan itu masih kalah dari De Gea dengan sembilan clean sheets dari 27 laga musim ini.

Henderson melakukannya kala membantu Man United menang 4-0 atas Real Sociedad pada laga leg satu 32 besar Liga Europa, Jumat (19/02) dini hari WIB. Henderson memang belum sepenuhnya menggantikan posisi De Gea di United.

Kiper berusia 23 tahun masih jadi bagian rotasi Solskjaer musim ini. Kebanyakan Henderson bermain di turnamen seperti Piala Liga, Piala Fa, dan Liga Europa. Menurut legenda MU Paul Scholes Solskjaer belum sepenuhnya memercayai Henderson seperti De Gea.

"Saya ingin (melihat Henderson banyak bermain). Saya adalah penggemar berat David. Pertandingan melawan Everton kala David membuat beberapa kesalahan, saya pikir Ole mungkin telah kehilangan kesabaran dengannya dan itulah saatnya untuk membawa Henderson masuk," tutur Schles.

"Tapi dia tidak melakukannya. Dia berpegang pada David untuk pujiannya. Dia tampil bagus melawan West Brom dan West Ham di Piala FA."

"Henderson tidak punya banyak hal yang dapat dilakukan. Dia tidak punya banyak kesempatan untuk mengesankan."

"Dia melakukan penyelamatan di babak pertama. Dia harus mematuhinya. Ole harus tahu bahwa dia adalah penjaga yang berkualitas tetapi apakah dia memiliki kepercayaan kepadanya bahwa dia lebih baik daripada David de Gea saat ini?"

"Saya tidak berpikir dia melakukannya. Karena dengan kesalahan yang dibuat David, dia akan berada di dalamnya jika dia memiliki kepercayaan penuh padanya," urai Scholes.

Sebuah solusi sedianya memang harus ditemukan Solskjaer untuk kedua kiper itu. Henderson dengan kualitas dan performanya saat ini tentu tak ingin terus-terusan jadi pemain cadangan atau pelapis De Gea.