BolaSkor.com - Klub-klub Premier League yang mencoba mengakhiri dominasi Manchester City wajib berhati-hati. Pasalnya, City kini memiliki sejata baru bernama Rodrigo Hernandez Cascante alias Rodri.

Pada debut di Premier League, Rodri tampil solid di lini tengah. Tidak heran jika sang pelatih, Pep Guardiola, langsung memberi kepercayaan kepadanya di laga perdana. Sempat membuat kesalahan, Rodri langsung menyetel dengan permainan City. Bahkan kehadirannya langsung terasa, secara fisik maupun visi bermainnya.

Rodri menjadi motor dari mesin permainan City. Memang, secara keseluruhan City belum tampil pada level tertinggi mereka. Meski begitu, mereka masih tidak tertahankan oleh West Ham.

Rodri

Padahal, West Ham yang tampil di kandang sendiri secara materi sangat mumpuni dengan kehadiran Declan Rice, Felipe Anderson, dan Sebastien Haller. Tak hanya itu, West Ham juga ditukangi arsitek yang bukan sembarangan, Manuel Pellegrini, pelatih yang pernah membawa City menjadi juara Premier League.

Saat tampil di Community Shield melawan Liverpool, kiprah Rodri bersama City sudah menjadi sorotan. Meski diakui masih membutuhkan waktu untuk adaptasi, Rodri memiliki potensi besar, potensi yang bisa menjadi masalah bagi pesaing City.

Salah satu hal yang masih perlu adaptasi adalah kecepatan, khususnya dalam mengambil keputusan. Pasalnya Rodri masih terlihat terbiasa dengan ritme permainan di LaLiga.

Beberapa kali mantan pemain Atletico Madrid itu terlihat kesulitan mencari posisi untuk menerima bola dan memutuskan langkah selanjutnya setelah bola ada di kakinya. Alhasil, Rodri acap terlambat mengeksekusi sebuah umpan. Seperti diketahui, sepersekian detik bisa mengubah segalanya dalam sepak bola.

Sepertinya, Guardiola juga membaca kesulitan yang dialami Rodri. Para pemain lain macam Zinchenko Kyle Walker, dan Riyad Mahrez diintruksikan lebih sering bergerak membuka ruang dengan melebar ke sisi lapangan. Sedangkan David Silva dan Kevin de Bruyne langsung mendekat tiap kali Rodri menguasai bola. Hal ini sangat membantu Rodri.

Ya, penampilan Rodri memang belum sempurna. Namun bisa dibayangkan apa jadinya jika sang gelandang sudah bisa beradaptasi. Lihat saja, dalam performa yang tidak sempurna saja Rodri mampu mencatat 71 umpan dengan tingkat akurasi mencapai 92 persen. Catatan itu ditambah dengan tiga kali dribel sukses, dua sapuan, dan lima kali menang duel udara.

"Rodri adalah pemain timnas Spanyol. Di sana mereka memanggilnya 'the next Busquets'. Dia seorang pemain bagus," ujar Guardiola usai laga seperti dilansir BBC.

"Sejak tiba di klub ini, saya dan tim berusaha mencari pemain usia 21, 22, atau 23 tahun. Rodri pemain muda, tipikal gelandang bertahan yang bisa berpikir cepat. Saya harap dia bertahan di sini untuk jangka waktu lama," lanjut Guardiola.