BolaSkor.com - Tuntutan yang disuarakan suporter Manchester United tampaknya tidak membuat keluarga Glazer berpikir untuk mundur. Pemilik Setan Merah itu justru mencari cara untuk berdamai dengan salah satu komponen terpenting dalam sebuah klub.

Seperti diketahui, suporter Manchester United melakukan aksi unjuk rasa menuntut Glazer mundur meninggalkan klub kesayangan mereka. Hal itu dipicu dengan bergabungnya raksasa Inggris itu ke dalam Liga Super Eropa.

Liga Super Eropa merupakan kompetisi ilegal untuk menandingi Liga Champions. Andai ikut serta, sejarah panjang Manchester United bisa terhapus begitu saja.

Baca Juga:

3 Kemenangan Manchester United di Daratan Italia

Suporter Manchester United Rencanakan Demo Jilid Dua

Kini Donny van de Beek Disarankan Bertahan di MU

Aksi protes suporter Manchester United

Keputusan bergabungnya Manchester United ke Liga Super Eropa diyakini merupakan keputusan sepihak Glazer. Sementara manajer dan pemain tidak diajak berdiskusi.

Hal inilah yang membuat marah suporter. Rasa benci mereka kepada Glazer seolah sudah tak bisa dibendung lagi meski Manchester United menarik diri dari Liga Super Eropa.

Gelombang aksi unjuk rasa suporter Manchester United mencapai puncaknya pada akhir pekan lalu. Mereka memaksa masuk ke Old Trafford dan membuat laga kontra Liverpool dalam lanjutan Premier League ditunda.

Tuntutan suporter adalah mengubah kepemilikan klub dengan aturan 50+1. Dengan hal itu, Glazer tidak bisa sewenang-wenang lagi dalam mengambil keputusan.

Namun tuntutan itu tampaknya tidak akan dikabulkan Glazer. Pemilik asal Amerika Serikat tersebut justru memilih cara lain untuk memperbaiki hubungan dengan suporter.

Boyong Harry Kane

Cara yang dipilih Glazer adalah mendatangkan pemain bintang ke Old Trafford. Nama Harry Kane menjadi salah satu bidikan utama pada musim panas mendatang.

Dilansir dari The Sun, Glazer siap menyediakan dana sebesar 90 juta poundsterling untuk mewujudkan transfer ini. Nilai itu diyakini akan diterima oleh Tottenham Hotspur selaku klub pemilik.

Glazer tentu sadar cara terbaik untuk meredam amarah suporter adalah dengan kesuksesan di lapangan. Untuk mewujudkan hal itu, klub butuh pemain-pemain berkualitas.

Peluang Manchester United untuk memboyong Kane cukup terbuka. Sang pemain memang sempat mengutarakan niatnya untuk hengkang demi meraih trofi bergengsi di sisa kariernya.