BolaSkor.com - Manchester United akan tampil beda saat bertandang ke markas Brentford dalam lanjutan Premier League 2021-2022. Skema 4-2-2-2 andalan Ralf Rangnick tidak akan digunakan.

Laga yang akan berlangsung di Brentford Community Stadium, Kamis (20/1) dini hari WIB, sangat krusial bagi Manchester United. Setan Merah harus meraih poin penuh untuk menjaga peluang finis di empat besar.

Seperti diketahui, Manchester United masih tampil inkonsisten di bawah asuhan Rangnick. Bruno Fernandes dan kawan-kawan tampak tak nyaman dengan skema 4-2-2-2 yang digunakan Rangnick.

Baca Juga:

Anthony Martial, Bom Waktu yang Mulai Meledak

Juventus Turut Terlibat Perburuan Anthony Martial

Gambaran Metode Latihan Rangnick di Manchester United

Ralf Rangnick

Formasi ini awalnya memang berjalan lancar saat mengalahkan Crystal Palace pada debut Rangnick. Namun setelah itu, performa Manchester United justru kembali menurun meski masih meraih beberapa kemenangan.

Rangnick tampaknya sudah menyadari hal itu. Ia kini berencana menggunakan formasi 4-3-3 untuk memaksimalkan potensi para sayap lincah yang dimiliki Manchester United.

"Kami sekarang telah memutuskan untuk bermain dengan 4-3-3 seperti saat melawan Aston Villa. Akan ada satu pemain nomor enam (jangkar), dua nomor delapan (gelandang serang), dan tiga pemain ofensif," kata Rangnick pada sesi jumpa pers jelang laga.

Dengan skema 4-2-2-2 peran winger memang tidak terlalu menonjol. Rangnick memberi tugas kepada para bek sayap untuk menyisir sisi lapangan.

Padahal Manchester United memiliki sederet winger lincah dalam diri Marcus Rashford, Jadon Sancho, Amad Diallo, hingga Mason Greenwood.

Maksimalkan Sancho

Perubahan skema yang dilakukan Rangnick diyakini berlandaskan sejumlah alasan. Salah satunya yaitu tekanan untuk memaksimalkan potensi Sancho.

Sancho merupakan rekrutan termahal Manchester United pada bursa transfer musim panas lalu. Uang yang dikeluarkan raksasa Inggris itu untuk memboyongnya mencapai 73 juta poundsterling.

Namun Sancho masih kesulitan menebus harga mahalnya tersebut. Sejauh ini ia baru mencetak dua gol tanpa satu pun assist.

Petinggi Manchester United tentu tidak senang dengan fakta tersebut. Bukan tidak mungkin mereka mendorong Rangnick untuk memaksimalkan potensi Sancho.

Apalagi Rangnick sempat memuji kualitas Sancho. Ia tentu tertantang untuk menjawab tugas ini.

“Jelas dalam skema 4-3-3, dia (Sancho) pemain untuk salah satu dari dua posisi sayap, baik kiri atau kanan. Saya pikir dia lebih suka sedikit di sisi kiri, karena dia kemudian dapat beralih ke dalam dan mencetak gol," tambahnya.

"Semua orang mengharapkan dari dia akan menjadi salah satu pemain terbaik di tim. Sekali lagi, ini secara psikologis, emosional, situasi yang lebih menantang daripada yang dia alami di Borussia Dortmund."

"Kami dapat memberinya uluran tangan dan menunjukkan kepadanya bahwa kami mencoba untuk menemaninya dalam perjalanan ini. Namun pada akhirnya, terserah dia untuk mengambil langkah selanjutnya," tegas Rangnick.