BolaSkor.com - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, berharap Virus Corona (Covid-19) tidak mengganggu banyak jadwal Liga 1 2020. Menurutnya, jadwal Liga 1 2020 sudah disusun sedemikianrupa demi persiapan Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2020.

Liga 1 2020 akan berakhir pada 31 Oktober 2020. Ini dirancang agar tak ganggu pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Piala AFF 2020, akhir November hingga Desember mendatang,

Maklum saja, selama ini, persiapan Timnas Indonesia selalu terganggu dengan kompetisi. Bisa dilihat pada Piala AFF 2016 lalu, di mana pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, ketika itu hanya diperbolehkan mengambil 2 pemain dari satu klub.

Lalu di Piala AFF 2018 lalu, di mana pemain hilir mudik dari klub ke Timnas Indonesia, karena kompetisi Liga 1 2018 masih berjalan.

“Sangat disayangkan jika Liga 1 yang sudah berjalan tepat waktu, disiapkan secara sistematis, koordinasi dengan keamanan berjalan dengan baik kemudian harus mengalami penundaan,” kata Iriawan, dalam rilis yang diterima BolaSkor.com.

Baca Juga:

FIFA Datang ke Indonesia pada 20-22 Maret 2020 untuk Finalisasi Venue Piala Dunia U-20 2021

Kunjungi Staditon I Wayan Dipta, Ketum PSSI Senang Melihat Single Seat yang Bertambah Banyak

PSSI
Ketum PSSI Mochamad Iriawan bersama Menpora Zainudin Amali. (PSSI)

“Kami ingin mencari jalan yang terbaik untuk jalannya liga ini dapat berlangsung tepat waktu,” tambahnya.

Meski begitu, Iriawan tetap patuh terhadap keputusan Pemerintah soal dampak Virus Corona terhadap kompetisi di Indonesia. Sejauh ini, ia mengatakan belum ada perintah kompetisi dan kegiatan sepak bola dihentikan.

“Kami berharap Bhayangkara FC melawan Persija Sabtu nanti di Stadion PTIK tetap berjalan normal. Tapi seandainya tidak, kita akan komunikasikan dengan Direktur LIB apakah misalnya harus berjalan tanpa penonton seperti PSM melawan Kaya FC Filipina di Stadion Madya sore ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, menyatakan patokan keputusan menggelar aktivitas olahraga diambil berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan.

“Selanjutnya, keputusan diserahkan kepada cabang olahraga masing-masing. Tentu caborlah yang tahu kondisi di lapangan. Kita tak bisa melarang-larang. Apalagi liga sepak bola ini kan antusiasme dari masyarakat sangat luar biasa. Sejauh ini belum ada kebijakan untuk menggelar pertandingan tanpa penonton,” kata Zainudin Amali.

Selain Liga 1 yang sudah menggelar 17 pertandingan, Liga 2 rencananya dibuka pada Sabtu (14/3), dengan pertandingan pembuka dihelat di Stadion Batakan, Balikpapan mempertemukan tuan rumah Persiba menjamu Kalteng Putra Palangkaraya.