BolaSkor.com - Buruk dan membosankan. Dua kata itulah yang muncul usai duel Atletico Madrid kontra Real Madrid di Stadion Wanda Metropolitano, Minggu (29/9) dini hari WIB. Derby Madrid berakhir imbang tanpa hiasan gol.

Dalam sepak bola, skor 0-0 tidak selalu berarti pertandingan berjalan membosankan. Banyak contoh laga seru yang berakhir 0-0. Akan tetapi Derby Madrid, hasil 0-0 merupakan cerminan dari apa yang tersaji dalam lapangan.

Melihat data statistik, angka-angka yang muncul memang menunjukkan laga berjalan sengit. Tuan rumah tercatat melepaskan tujuh kali tembakan, sedangkan Madrid malah dua kali lipatnya.

Baca Juga:

Nostalgia – Atletico Madrid Awali Kisah Hebat Pangeran Bernabeu, Raul Gonzalez

Legenda Real Madrid Mulai Bermain Sepak Bola dari Jalanan

Tidak ada satu momen yang membuat duel klub sekota ini terkenang untuk beberapa tahun ke depan. Semuanya terlihat mendatar sejak laga dimulai.

Real Madrid sebagai pemuncak klasemen seakan datang dengan membawa satu target utama: tidak kalah dan kebobolan. Hal serupa dilakukan si empu rumah. Kedua kubu memilih saling menunggu. Pelatih Madrid Zinedine Zidane bahkan memainkan sistem serupa dengan yang diterapkan Diego Simeone di kubu lawan. Kedua kubu saling menunggu lawan membuat kesalahan, yang tidak kunjung datang.

Meski begitu pujian masih pantas ditujukan kepada Zidane yang memutuskan mengikuti permainan Atletico. Di atas lapangan catatan kedua tim yang dalam dua laga terakhir tak pernah kebobolan kentara terlihat.

Yang menarik, dengan pemain seperti Eden Hazard, Karim Benzema, Gareth Bale, Luka Modric, dan Toni Kroos, Madrid sejatinya bisa saja menampilkan permainan berbeda. Permainan yang tentu akan membuat laga menarik.

Baca Juga: Pertahanan Mulai Tangguh Jadi Modal Real Madrid Hadapi Atletico

Penonton netral boleh saja kecewa dengan laga membosankan ini. Akan tetapi dari sisi Real Madrid, mereka puas dengan pencapaian ini. Pasalnya apa yang ada di lapangan sudah mencerminkan rencana yang disusun Zidane.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, Zidane kini mulai membangun tim yang kokoh dalam pertahanan, khususnya setelah dibekp 0-3 oleh Paris Saint Germain di Liga Champions. Ini menjadi laga ketiga di mana Madrid mencatat clean sheets. Pencapaian yang sulit dicapai sebelumnya.

Dari sisi Atletico, hasil ini juga positif bagi mereka. Atletico yang ditinggal pemain-pemain pilar macam Diego Godin, Filipe Luis, dan Antoine Griezmann mampu menunjukkan mereka masih menjadi kekuatan yang solid.

Hasil imbang 0-0 mungkin saja mengecewakan bagi penonton netral, tapi bagi kedua klub hasil ini sangat positif. Bagi mereka meraih satu poin lebih berharga daripada nihil.