BolaSkor.com - Matchday 1 Liga Champions 2019-2020 telah berakhir. Deretan pertandingan tersebut berlangsung selama dua hari, yaitu Selasa (17/9) serta Rabu (18/9).

Raksasa Spanyol, Real Madrid menerima hasil negatif pada laga pembuka Liga Champions 2019-2020. Los Blancos takluk 0-3 saat menyambangi kandang PSG.

Hasil berbeda dialami oleh Bayern Munchen dan Manchester City yang mampu menang. Sementara itu, Atletico Madrid dan Juventus harus puas dengan skor 2-2.

Baca Juga:

Hasil Liga Champions: PSG Bantai Real Madrid 3-0, Juventus Imbang Lawan Atletico

Fakta Menarik Setelah Matchday 1 Liga Champions 2019-2020

Tottenham

Sejumlah fakta menarik tercipta pada Matchday 1 Liga Champions yang sudah berlangsung. Simak dalam rangkuman BolaSkor.com yang diambil dari Opta berikut ini:

1. Mbwana Samatta menjadi pesepak bola asal Tanzania pertama yang mencetak gol di Liga Champions. Kini, tercatat ada pemain dari 102 negara yang mencatatkan nama di papan skor pada ajang tersebut.

2. Harry Kane hanya butuh 20 pertandingan untuk mencetak 15 gol di Liga Champions. Torehan tersebut membuat Kane menjadi pemain tercepat kedua yang mencetak 20 gol, hanya kalah dari Ruud van Nistelrooy dan Roberto Soldado (masing-masing 19 pertandingan).

3. Karim Benzema merupakan pesepak bola asal Prancis yang paling sering bertanding di Liga Champions. Total, Benzema telah 113 kali tampil pada ajang tersebut.

4. Untuk kali pertama sejak 2011, juara bertahan dan runner-up musim sebelumnya gagal memenangi laga Liga Champions perdana mereka musim selanjutnya.

5. Riyad Mahrez terlibat dalam enam gol dari tujuh pertandingan bersama Manchester City di Liga Champions. Total, Mahrez membukukan dua gol dan empat assist.

6. Musim 2019-2020 menjadi kali pertama dua pemain mencetak hattrick pada laga debut di Liga Champions. Kedua pemain tersebut adalah Erling Haaland dan Mislav Orsic.

7. Thomas Muller mencatatkan 106 pertandingan di Liga Champions. Muller merupakan pemain Bayern Munchen yang paling sering tampil pada ajang tersebut.

8. Real Madrid gagal menorehkan satu pun tendangan tepat sasaran saat menghadapi PSG. Ini merupakan kali pertama mereka melakukannya sejak Opta pertama kali mengoleksi data pada musim 2003-2004.