BolaSkor.com - Manchester United terpuruk di peringkat ke-12 Premier League hingga pekan kedelapan. Tidak sedikit yang menyebut Setan Merah saat ini tengah krisis.

Ole Gunnar Solskjaer mulai bertugas melatih Manchester United pada 28 Maret 2019 menggantikan Jose Mourinho. Solksjaer berhasil mencatat hasil gemilang saat berstatus pelatih sementara. Saat itu, United hanya sekali menelan kekalahan dalam 17 laga pertama Solskjaer sebagai caretaker atau persentase kemenangan 82,35 persen.

Baca Juga:

Bukan Solskjaer, Penyebab Manchester United Terpuruk adalah Manajemen

Dua Fakta yang Membuktikan Manchester United Sedang Krisis

Janji Ole Gunnar Solskjaer pada Jeda Internasional

Selang tujuh bulan kemudian cuaca di Manchester United berubah kelam. Dalam 15 laga terakhir United hanya meraup 14 poin. Dari semua peserta Premier League, raihan itu hanya lebih baik daripada Southampton (13), Brighton (12), dan Watford (10).

Rasio kemenangan Solskjaer melorot drastis dari 82,35 persen menjadi 47,5 persen. Persentase terburuk yang yang diraih seorang manajer United sejak Dave Sexton yang bertugas 1977 hingga 1981.

Saat ini Man Utd hanya berselisih dua poin dari zona relegasi. Bukan mustahil Paul Pogba dkk akan berada di zona tersebut usai pekan kesembilan setelah mereka melawan pimpinan klasemen sementara, Liverpool.

Terakhir kali United ada di urutan tiga terbawah terjadi pada 1992-93. Kala itu The Red Devils menempati urutan ke-20 dari 22 peserta setelah melakoni tiga laga. Menariknya saat itu United berhasil finis sebagai juara.

Buruknya hasil United terlebih terjadi pada laga tandang. Sejak menang di markas Crystal Palace pada 27 Februari, Manchester United tidak pernah lagi merasakan menang di kandang lawan. Ini merupakan hasil terburuk yang dirasakan United sejak 1989.

Banyak yang menuding catatan minor United tidak lepas dari buruknya sektor penyerangan. Anggapan ini bisa dibenarkan. Musim ini tingkat konversi tembakan United hanya mencapai 8,2 persen, yang merupakan terburuk kelima di Premier League.

Usai jeda internasional, Manchester United harus meladeni Liverpool, lawan yang tercatat sulit dikalahkan United. Bayangkan saja, Man United hanya bisa menang sekali dari delapan pertemuan terakhir melawan The Reds.