BolaSkor.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menyatakan bahwa stadion yang akan dibangun, termasuk untuk Persija Jakarta tak seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno. Stadion yang akan dibangun murni sepak bola.

Hanya saja penggunaannya bisa untuk kegiatan lain. Karena stadion yang kabarnya akan dinamakan Stadion Internasional Jakarta merupakan fasilitas publik.

Hal ini disampaikan saat Uji Publik Kerja Sama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha (KPBDU) Stadion Sepak Bola DKI Jakarta, Jumat (4/5). Hadir juga Direktur Utama Persija Gede Widiade dan perwakilan PSSI Danurwindo.

"Stadion sepak bola. Kami garis bawahi, bukan stadion utama kayak GBK," katanya.

"Jadi didesain, saya mintakan yang mengerti secara teknis, harus lux dan dekat dengan permainan dan terasa atmosfer Jakmania. Tapi untuk Gubernur kan dan lainnya ada box (royal box)," jelasnya.

Artinya stadion tidak memiliki lintasan lari. Ia turut menjelaskan bahwa stadion nantinya akan didukung transportasi dan fasilitas lain.

"Ada stasiun KRL, halte busway (transjakarta), beberapa tempat latihan, ada plaza, dan kami ingin hadirkan apartemen juga karena sekarang gaya hidup sehat. Ada juga masjid."

Desain stadion yang akan dibangun Pemprov DKI Jakarta. (Istimewa)

Stadion juga akan memiliki kecanggihan seperti Stadion Nasional Singapura. Terutama terkait atap.

"Saya bicara dengan tim teknis, katanya atap bisa tutup-buka, kayak Singapura ya. Juga bisa dipakai konser dan indoor stadium. Juga bisa kegiatan seperti tabligh akbar, paskah, atau apapun bisa karena ini fasilitas publik. Kegiatan sosial, pentas tari," tambahnya.

Stadion akan turut dilengkapi ruang terbuka, termasuk di sekitar danau. "Ada juga yang kekinian, skate park."

"Ini tidak memakai APBD, tapi kemitraan pemerintah dengan badan usaha. Kita kick-off 4 Mei. Kalau ditanya anak-anak kecil, yang selalu teriak stadion ketika saya turun, saya selalu menjawab Insya Allah dan mohon didoakan tahun ini. Kami targetnya Oktober akhir, minggu keempat sudah groundbreaking," jelas Sandiaga Uno.

Stadion yang nantinya dipakai untuk Persija akan dibangun di atas lahan seluas 26,5 hektare dan diperkirakan bakal menghabiskan dana sebesar Rp 4,7 triliun. Stadion kabarnya ditargetkan bisa menampung 50-60 ribu penonton.