BolaSkor.com - Pelatih Juventus, Maurzio Sarri, membuat Kantor Pos Italia tersinggung atas komentarnya ketika ditanya soal tekanan di Juventus.

Tekanan besar menerpa Maurizio Sarri usai Juventus menelan dua kekalahan dari tiga pertandingan terakhir di Serie A Italia dan Coppa Italia 2019-2020. Hasil minor itu membuat Juventus harus tergeser dari posisi puncak klasemen oleh Inter Milan.

Baca Juga:

Hellas Verona 2-1 Juventus, Dua Eks Striker Milan Sakiti Bianconeri

Kendati Kalah dari Verona, Cristiano Ronaldo Torehkan Rekor Pertama Sepanjang Masa Juventus

Ketuaan, Cristiano Ronaldo Ditolak Bayern Munchen

Maurizio Sarri

Pada saat konferensi pers jelang melawan AC Milan pada laga semifinal leg pertama Coppa Italia, pelatih berusia 61 tahun tersebut mengatakan bahwa tekanan tersebut adalah hal yang wajar dalam pekerjaan melatih klub sepak bola.

"Kalau saya ingin menghindari dari tekanan berat, saya sudah melamar dan bekerja di Kantor Pos," ucap Sarri dikutip dari Western Telegraph.

Pernyataan Sarri melukai perasaan pekerja Kantor Pos di Italia. Akhirnya Kantor Pos Italia mengeluarkan pernyataan, yang intinya menyayangkan omongan Sarri karena menganggap remeh pekerjaannya.

"Sehubungan dengan komentar Maurizio Sarri, 'Jika saya ingin menghindari ujian yang berat saya akan bekerja di Kantor Pos,' Kantor Pos Italia meminta Sarri untuk meluangkan beberapa menit dari waktu berharganya guna mengedukasi dirinya sendiri tentang fakta Kantor Pos."

"Di mana kami adalah perusahaan terbesar di negeri ini, yang menjadi favorit para sarjana muda sebagai salah satu perusahaan paling menarik untuk bekerja, yang diakui di antara 500 perusahaan teratas di dunia untuk kualitas kehidupan kerja, yang memiliki performa terbaik di bursa saham pada tahun 2019 dan berada di tempat ketiga, dalam skala global, di antara perusahaan-perusahaan Italia untuk citra dan reputasi."

"Oleh karena itu kami sekiranya perlu memberikan jawaban atas ucapan Sarri kepada warga negara, bisnis dan administrasi publik."

"Kami juga mengundangnya secara khusus untuk ikut melihat pekerjaan kami secara langsung di salah satu dari 15.000 kantor operasi kami."

Penulis: Alexander Matthew