BolaSkor.com - Bek Bali United, Dias Angga Putra berpikir positif setelah timnya gagal berprestasi di Piala Menpora 2021. Bagi Dias, perjalanan atlet profesional selalu berdampingan dengan cacian dan pujian.

Kritikan tak henti mengalir pada Bali United setelah disingkirkan PSS Sleman pada babak 8 besar. Mereka disingkirkan oleh tim yang melakukan persiapan super singkat menuju Piala Menpora 2021.

Kekalahan itu bak meninggikan gunung kritikan terhadap Bali United. Performa Bali United dianggap tak menggambarkan tim yang akan mewakili Indonesia pada ajang Piala AFC 2021. Kritikan ini sudah didapat sejak tampil di fase Grup D.

Baca Juga:

Marco Motta Kartu Merah, Pelatih PSM: Itu Bukan Keuntungan

PSM Bersyukur meski Hanya Imbang Lawan Persija

Tentu bukan hal mudah bagi setiap orang untuk lepas dari tekanan. Hal ini juga berlaku bagi Bali United yang datang ke Piala Menpora 2021 dengan persiapan lebih awal dibanding tim-tim lain.

Bagi Dias Angga, kritikan bagi atlet profesional merupakan hal biasa. Dalam perjalanan meraih prestasi, seorang atlet akan selalu bersanding dengan cacian dan pujian.

"Menjadi atlet profesional akan bersanding dengan cacian dan pujian. Saya harus terima semua kritikan yang ada ketika gagal dan juga pujian yang datang ketika sukses, tapi yang paling penting saat gagal kita harus head up, intropeksi, bangkit dan perbaiki lagi. Contoh yang paling bagus setelah gagal adalah bangkit," ucap Dias Angga, Kamis (15/4).

Dias Angga menilai kegagalan di Piala Menpora 2021 merupakan cambuk bagi Bali United. Dias Angga percaya prestasi di Piala AFC 2021 bisa diraih Bali United.

"Saya percaya sama rekan-rekan semua di Bali United bisa memberikan yang terbaik di AFC Cup. Kegagalan kemarin memberikan banyak pelajaran untuk saya bisa evaluasi secara individu juga tim, serta kita akan perbaiki lagi smeua kekurangan yang ada. Saya selalu berpikir positif untuk kedepannya," tutur Dias Angga.

Piala Menpora 2021 merupakan bekal penting bagi Bali United menuju Piala AFC 2021. Setelah setahun absen dalam pertandingan resmi, para pemain Bali United bisa merasakan empat laga dalam jarak berdekatan.

"Pengaruhnya sangat banyak. Kita bisa mendapatkan situasi pertandingan kembali dan juga kerinduan kita sebagai pemain bisa terpenuhi," jelas Dias Angga.

Bali United memberikan waktu libur bagi para pemain selama empat hari. Rencananya, Bali United akan kembali berlatih di kawasan Kuta pada Sabtu (17/4). (Laporan Kontributor Putra Wijaya/Bali)