BolaSkor.com - Pengurangan poin Juventus sebanyak 15 poin sebagai dampak hukuman dari FIGC, Federasi Sepak Bola Italia, karena tudingan kesengajaan dengan menaikkan nilai pemain untuk memalsukan capital gain di keuangan mereka, berdampak ke skuad.

Il Bianconeri masih mengajukan banding tapi untuk saat ini mereka ada di urutan 10 klasemen dengan 23 poin dari 19 laga. Peluang mereka tidak cukup besar untuk empat besar atau zona Liga Champions - meski secara matematis masih dapat menembusnya.

Dampaknya beberapa pemain diyakini sudah memikirkan kans hengkang dan membela klub lain. Apalagi saat ini bursa transfer musim dingin belum ditutup. Salah satu pemain yang berpotensi hengkang adalah Weston McKennie.

Gelandang asal Amerika Serikat diminati oleh Leeds United yang ingin meminjamnya hingga akhir musim. Dalam klausul peminjaman itu juga berpotensi disematkan opsi beli permanen di akhir musim. McKennie lebih memilih proyek bermain di Leeds ketimbang Aston Villa yang juga meminatinya.

Baca Juga:

Juventus Dihukum Pengurangan 15 Poin

Merespons Hukuman, Ultras Juventus Cibir Keras Manajemen

Sejarah Terulang Kembali untuk Juventus

"Pembicaraan berlangsung antara Leeds United dan Juventus pada kondisi kesepakatan Weston McKennie. Diskusi juga ada pada sisi pemain terkait kesepakatan personal. Opsi lainnya untuk Leeds adalah Azzedine Ounahi dari Angers," tutur Fabrizio Romano.

Musim ini McKennie sudah bermain 21 kali di seluruh kompetisi dengan catatan tiga gol dan dua assists. Ada beberapa faktor kuat yang semakin mendekatkan McKennie, seperti Jesse Marsch pelatih asal Amerika Serikat.

Selain itu di dalam skuad ada dua kompatriot McKennie di timnas Amerika Serikat, yakni Brenden Aaronson dan Tyler Adams yang notabene kapten timnas Amerika Serikat. Segala hal itu bisa memudahkan proses adaptasi McKennie meski bermain di Inggris.