BolaSkor.com - Asisten pelatih Persis Solo, Rasiman, menilai timnya terlalu mudah kebobolan saat dipermalukan Persebaya Surabaya 1-5 dalam uji coba di Stadion Manahan Solo, Sabtu (26/11) sore.

Meski statusnya hanya uji coba, kebobolan lima gol jelas hal aneh bagi Persis Solo. Apalagi Abduh Lestaluhu dkk. baru pulang dari pemusatan latihan di Malaysia

Saat melawan Persebaya, Laskar Sambernyawa juga bermain di kandangnya sendiri. Namun, kebobolan banyak gol membuat catatan manis di Malaysia terasa sia-sia.

Rasiman menilai Persebaya memang pantas memenangkan laga. Persis Solo sangat mudah kebobolan, terutama dari skema serangan balik lawan.

"Kami harus mengakui lawan bermain lebih baik dari kami. Sebetulnya kami sudah mencoba segalanya, cuma kita terlalu cepat kena gol. Hampir setiap counter attack gol," ujar Rasiman, Sabtu (26/11) petang.

Baca Juga:

Arthur Irawan Nyatakan Persik Kediri Siap Lanjutkan Liga 1 Apa Pun Sistemnya

Dua Uji Coba Kontra Kontestan Piala Dunia 2022 Bikin Yusuf Helal Merasa Lebih Baik

Rasiman menilai lima proses gol Persebaya menjadi pembelajaran penting bagi setiap lini Persis Solo. Rasiman menyebut, sistem defense Persis Solo melibatkan semua pemain di lapangan.

"Kami harus benahi lagi dari aspek defending, karena sebetulnya kami buat peluang, manage game dengan baik, tapi setiap counter attack terjadi gol," lanjut Rasiman.

Rasiman turut berbicara soal absennya beberapa pilar inti, seperti Muhammad Riyandi, Jaimerson Xavier dan Alexis Messidoro. Dalam laga ini, Rasiman juga baru memainkan Fabiano setelah Persis Solo kebobolan empat gol.

Menurutnya, Jaime, Fabiano hingga Messidoro memberi peran kuat. Ketika mereka semua tak ada di lapangan, Persis Solo tak tampil seperti biasanya.

"Absennya beberapa pemain yang kreatif dan posisi center back yang membuat kita sangat mudah kebobolan. Ada beberapa juga yang baru sembuh cedera. Jadi belum total fit," tutur Rasiman.

"Mudah-mudahan dengan sisa waktu yang ada kita bisa memanfaatkan untuk berbenah," pungkas Rasiman. (Laporan Kontributor Putra Wijaya)