BolaSkor.com - Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, mencurahkan isi hatinya setelah gagal membawa timnya keluar dari kekalahan ketika melawan Aston Villa. Fernandes menyesal karena gagal menjalankan tugas.

Gol Kortney Hause pada menit ke-88 membuat Aston Villa membawa pulang tiga poin dari markas Manchester United. Meskipun, sejatinya The Red Devils punya kans besar untuk memaksakan hasil imbang.

Alasannya, Manchester United mendapatkan tendangan penalti jelang akhir laga. Namun, tembakan Bruno Fernandes melambung jauh dari sasaran.

Baca juga:

Chelsea 0-1 Manchester City: The Blues Tak Berkutik di Kandang Sendiri

Bruno Fernandes Gagal Penalti adalah Anomali

Man United 0-1 Villa: Penantian 12 Tahun The Villa Berakhir

"Tidak ada yang lebih frustrasi dan kecewa daripada saya karena gagal mengeksekusi penalti dan membuat tim kalah," ungkap Bruno Fernandes di Instagram.

"Saya selalu memikul tanggung jawab besar dan merangkul rekan satu tim di bawah tekanan besar seperti ini. Hari ini saya gagal. Namun, saya mengambil langkah maju dan akan menghadapi tantangan dengan tanggung jawab seperti pada kesempatan ketika bola menjadi gol."

"Kritik dan opini yang bertentangan adalah bagian besar dari sepak bola. Saya belajar hidup dengannya. Bahkan, menggunakan itu untuk dijadikan dorongan."

"Saya menganggap itu semua sebagai bagian yang sangat penting dari komitmen untuk tidak pernah berhenti berusaha berkembang dan menjadi pemain terbaik yang saya bisa bagi diri sendiri dan tim," tegas pemain asal Portugal itu.

Bruno Fernandes menegaskan tidak akan takut ketika ditunjuk sebagai eksekutor penalti setelah kegagalan ini. Sang gelandang berjanji untuk terus meningkatkan kemampuan.

"Hari ini saya sekali lagi mengambil tanggung jawab yang diberikan hampir sejak bergabung dengan Man United dan saya akan mengambilnya lagi tanpa rasa takut atau takut kapan pun dipanggil."

"Paling penting bagi saya adalah menang bersama dan saya akan selalu melakukan semua yang dibisa untuk membantu rekan tim dan klub demi menjadi yang terbaik," tulisnya.

"Saya seorang pemain yang meninggalkan segalanya di lapangan dengan keinginan dan komitmen yang besar. Itulah yang akan terus saya lakukan."

"Terima kasih atas semua dukungan Anda setelah peluit akhir! Mendengar Anda meneriakkan nama saya di stadion sangat emosional. Saya akan kembali lebih kuat untuk diri sendiri, karena ini adalah standar yang dipegang. Namun, terutama untuk rekan tim dan suporter yang selalu mendukung," jelas mantan pemain Udinese itu.