Bolaskor.com - Asisten pelatih Ajax Amsterdam, Christian Poulsen harus dikarantina karena sebelumnya sempat melakukan kontak langsung dengan penderita virus corona. Poulsen terlihat melakukan kontak dengan orang yang terjangkit virus tersebut saat menghadiri sebuah pesta.

Pihak tim memutuskan untuk mengkarantina mantan gelandang Juventus dan Liverpool itu hingga 13 Maret 2020. Pemeriksaan terkait virus yang sedang mewabah di benua Eropa tersebut telah dilakukan.

Hasilnya tubuh Poulsen tidak menunjukan gejala terjangkit virus corona. Meskipun begitu Ajax tetap melakukan pengecekan rutin terutama pada suhu tubuh asisten pelatihnya tersebut hingga masa karantina usai.

Baca Juga:

Antisipasi Virus Corona, Tiga Laga Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Resmi Ditunda

Antisipasi Virus Corona, Pelatih Bali United Setuju jika Liga 1 Digelar Tanpa Penonton

Ikuti Newcastle Antisipasi Virus Corona, Wolves Juga Larang Swafoto Pemain dengan Fans

Christian Poulsen pernah memperkuat Liverpool

Selain Poulsen, ada dua staf Ajax lainnya yang harus menjalani karantina yaitu pelatih fisik Alessandro Schoenmaker dan seorang fisioterapis. Kedua staf Ajax tersebut terlihat ikut hadir bersama Poulsen di sebuah pesta ulang tahun, Jumat (28/02) waktu setempat.

Dilansir dari Goal, juru bicara Ajax Miel Brinkhuis menegaskan ketiga stafnya tidak menunjukkan gejala terjangkit virus Corona. Namun harus tetap menjalani proses karantina dan dilakukan pengecekan rutin untuk mencegah semakin menyebarnya virus dengan nama COVID-19.

Kewaspadaan Ajax terkait ancaman virus Corona meningkat, selain karena tiga stafnya yang diduga terjangkit virus tersebut, adanya berita tentang mantan pemain tim nasional Denmark, Thomas Kahlenberg yang positif terjangkit COVID-19. Ia terjangkit virus tersebut setelah melakukan perjalanan ke Amsterdam.

Penulis: Deva Asmara Kusuma