BolaSkor.com - Legenda Manchester United, Dimitar Berbatov, tidak ragu memuji gelandang Bayer Leverkusen, Kai Havertz. Namun, Berbatov meminta sang gelandang bersabar sebelum bermain di Premier League.

Dimitar Berbatov tidak ragu menilai Kai Havertz cocok menggantikan peran Eden Hazard di Chelsea, atau menjadi bintang baru Liverpool. Gelandang 20 tahun tersebut menorehkan 12 gol plus delapan assist dalam 35 pertandingan.

Meski demikian, Berbatov merasa Kai Havertz belum saatnya berkarier di Premier League. Berbatov menyarankan Kai Havertz bertahan di Leverkusen lebih lama lagi.

Baca Juga:

Mengintip Latihan Perdana Sejumlah Klub Premier League di Masa Pandemi Virus Corona

Drogba Ungkap Peran Penting Juan Mata di Final Liga Champions 2012

Agen Jorginho Buka Peluang Bawa Kliennya ke Juventus

Kai Havertz

"Pekan ini, Kai Havertz dikaitkan dengan kepindahan ke Premier League. Itu tidak mengejutkan saya," kata Berbatov kepada Betfair.

"Dia punya kualitas hebat dan akan menjadi lebih baik di masa depan. Saya sangat senang bukan hanya melihat Kai Havertz, namun tim Leverkusen yang sangat kuat saat menekuk Werder Bremen."

"Kai Havertz perlu membiasakan diri dengan kabar-kabar yang dibuat tentang dirinya setelah dua mencetak dua gol pada Senin malam. Sebab, beberapa tim akan mengejarnya."

"Ada banyak kabar yang menyebut Liverpool, Chelsea, dan tim-tim lain tertarik kepadanya. Jadi, dia perlu berhati-hati. Jangan biarkan itu mengacaukan pikirannya. Dia harus tetap fokus pada permainan."

Menurut Berbatov, bukan hal yang aneh klub seperti Liverpool memantau Kai Havertz. Apalagi, saat ini Bundesliga sedang menjadi sorotan usai memulai kompetisi setelah ditunda akibat pandemi virus corona.

"Saya ingin melihat Kai Havertz di Premier League, namun tidak sekarang. Saya pikir, ini terlalu dini untuknya. Saya ingin melihatnya lebih banyak bermain, lebih banyak mencetak gol, dan mendapatkan kepercayaan diri," tegas Berbatov.

"Saya juga berpikir Kai Havertz membutuhkan lebih banyak otot untuk bermain di Premier League. Kita semua tahu bagaimana situasi di Premier League," ulas Berbatov.