BolaSkor.com - Tim basket Bali United memetik pelajaran berharga dari partai uji coba melawan Pelita Jaya Jakarta, Selasa (5/1). Meski harus menyerah 79-83, Serdadu Tridatu menilai partai ini penting sebagai modal menatap Indonesia Basketball League (IBL) 2021.

Pelita Jaya sempat menjadi lawan Bali United sebelum pulang ke Pulau Dewata. Daniel Wenas dkk. harus pulang lantaran seri perdana IBL 2021 batal digelar 15 Januari 2021.

Partai pembuka Pelita Jaya melawan Bali United batal karena imbas Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali. Sebagai ganti, kedua tim bertemu dalam partai uji coba.

Kekalahan diderita Bali United. Namun, skor tipis menjadi penanda bahwa kekuatan Bali United tak bisa diremehkan. Apalagi pada kuarter kedua, Bali United sempat unggul 38-37

Manajer Bali United Basketball, Sigit Sugiantoro bersyukur timnya bisa menghadapi Pelita Jaya yang sudah dikenal masyarakat luas. Setiap tahun Pelita Jaya juga termasuk tim kandidat juara.

Baca Juga:

Hasil NBA: Lumat Rockets, Lakers Kukuh di Puncak

Termasuk Louvre Dewa United Surabaya, Klub Dukung Penuh Kebijakan IBL

"Meskipun hasil bisa dipastikan kami kalah dengan skor tipis, tapi itu bisa menjadi modal buat tim sebelum menyambut kompetisi sebenarnya," terang Sigit, Selasa (12/1).

Ini bukan saja jadi pengalaman berharga para pemain yang baru kumpul akhir November 2020. Bagi pelatih asal Makedonia, Aleksandar Stefanovski, uji coba lawan Pelita Jaya bisa menjadi salah satu adaptasinya di perbasketan Tanah Air.

"Pengalaman luar biasa untuk tim pelatih untuk melihat kerangka tim dalam menghadapi tim besar di kompetisi akan datang," tutur Sigit.

Pelita Jaya bukan satu-satunya tim yang dihadapi Bali United di Jakarta. Mereka juga sempat melawan West Bandit Solo, Rabu (6/1). Dalam laga itu, Bali United kalah tipis 55-57.

Bali United kini sudah mulai mengevaluasi penampilan dari dua uji coba tersebut. Mereka menggelar latihan di GOR Praja Raksaka, Denpasar, Senin (12/1). Dalam sehari, para pemain bisa digenjot dua hingga tiga program berbeda. (Laporan kontributor Putra Wijaya/Bali)