BolaSkor.com - Frank Lampard akhirnya angkat suara usai dipecat dari jabatannya sebagai manajer Chelsea. Pria berusia 42 tahun tersebut mengaku bangga tapi juga kecewa.

Chelsea secara mengejutkan memecat Lampard pada Senin (25/1) kemarin. Padahal sehari sebelumnya, The Blues baru meraih kemenangan saat menjamu Luton Town di ajang Piala FA.

Namun hasil positif itu nampaknya tidak cukup menyelamatkan Lampard dari ancaman pemecatan. Posisi Chelsea yang terus melorot di Premier League hingga kini menempati peringkat kesembilan diyakini tidak bisa dimaafkan petinggi klub.

Baca Juga:

10 Fakta Seputar Pemecatan Frank Lampard oleh Chelsea

Tinggal Tunggu Waktu, Thomas Tuchel Akan Jadi Manajer Baru Chelsea

Frank Lampard Punya Kesempatan Mundur Awal Musim

Frank Lampard

Lampard memberi pernyataan pertama usai dipecat lewat akun Instagram pribadinya. Ia menulis sebuah pesan yang berisi pengalamannya menangani Chelsea.

"Merupakan hak istimewa dan kehormatan besar untuk mengelola Chelsea, klub yang telah menjadi bagian besar dalam hidup saya begitu lama. Pertama, saya ingin berterima kasih kepada para penggemar atas dukungan luar biasa yang telah saya terima selama 18 bulan terakhir. Saya harap mereka tahu apa artinya itu bagi saya," tulis Lampard.

Seperti diketahui, Lampard ditunjuk menangani Chelsea pada musim panas 2019 menggantikan Maurizio Sarri. Saat itu, klub yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut harus menjalani hukuman larangan membeli pemain selama dua jendela transfer.

Namun Lampard mampu mengawali kiprahnya dengan cukup baik. Memanfaatkan para pemain muda dari akademi, Chelsea sukses menembus papan atas hingga akhirnya finis di peringkat keempat.

“Ketika saya mengambil peran ini, saya memahami tantangan yang ada di depan dalam masa sulit bagi klub. Saya bangga dengan pencapaian yang kami raih, dan saya bangga dengan para pemain Akademi yang telah melangkah ke tim utama dan tampil dengan baik, mereka adalah masa depan klub," tambahnya.

Sayang, kesuksesan itu tak mampu dilanjutkan Lampard pada awal musim ini. Padahal ia sudah memboyong sejumlah bintang anyar dan menghabiskan uang lebih dari 200 juta poundsterling.

Chelsea memang sempat memimpin klasemen Premier League di awal musim 2020-2021. Namun performa mereka menurun secara perlahan seiring melempemnya penampilan para bintang anyar.

Meski begitu, Lampard merasa masih sanggup membawa Chelsea kembali bangkit. Ia pun kecewa tidak diberi kesempatan untuk melakukan hal tersebut.

"Saya kecewa tidak memiliki waktu musim ini untuk membawa klub maju dan membawanya ke level berikutnya. Namun Saya ingin berterima kasih kepada Tuan Abramovich, dewan direksi, pemain, tim pelatih saya dan semua orang di klub atas kerja keras dan dedikasi mereka, terutama di masa-masa yang belum pernah terjadi sebelumnya dan menantang ini," tulis Lampard lagi.

“Saya berharap klub dan tim sukses di masa depan.”

Lampard menjadi manajer kedua yang dipecat sepanjang gelaran Premier League musim ini. Nasibnya tidak seberuntung Ole Gunnar Solskjaer dan Mikel Arteta yang masih dipercaya Manchester United dan Arsenal meski juga sempat meraih hasil buruk.