BolaSkor.com - Liga 1 2022/2023 yang baru menyelesaikan 10-11 pekan besar kemungkinan dilanjutkan dengan sistem bubble atau terpusat. Namun, sistem tersebut hanya bersifat sementara.

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru atau PT LIB, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa sistem bubble akan diterapkan dalam lima sampai enam pekan saja atau sampai putaran pertama rampung. Sisa laga putaran pertama itu bakal digelar di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Ada empat stadion yang disiapkan PT LIB untuk menggelar pertandingan. Di antaranya adalah Stadion Jatidiri (Semarang), Stadion Moch Soebroto (Magelang), Stadion Maguwoharjo (Sleman) dan Stadion Sultan Agung (Bantul).

Nantinya ketika kompetisi memasuki putaran kedua atau pekan ke-18, maka rencananya pertandingan kembali dihelat dengan sistem normal, yaitu kandang dan tandang.

Selain itu, semua pertandingan sisa di putaran pertama juga akan berlangsung tanpa penonton. PT LIB sendiri berencana menggulirkan kembali Liga 1 mulai 1 Desember 2022.

"Bubble dulu tanpa penonton. Kami mau selesaikan putaran pertama dulu sekaligus kita selaraskan dengan implementasi (aturan-aturan baru) sehingga teman-teman bisa melihat meski belum ada penonton, tapi implementasi itu paling tidak sudah bisa dikerjakan," kata Ferry Paulus kepada awak media.

Baca Juga:

Liga 1 Dilanjutkan dengan Sistem Bubble, Direktur Persib: Terpenting Berjalan

Arema FC Disarankan Mengelola Stadion sebagai Pengganti Kanjuruhan

Ferry mengeklaim semua klub Liga 1 sepakat dengan keputusan tersebut. Sebab, menurutnya, untuk saat ini yang terpenting adalah kompetisi bisa dilanjutkan terlebih dulu.

"Sangat sepakat semua karena memang yang dinamis peraturan di kepolisian banyak kisi-kisi yang ada di regulasi semua."

"Ada beberapa poin-poin (dalam aturan baru di kepolisian) yang penting untuk kita selaraskan juga, mulai dari proses perizinan sampai pelaksanaan pertandingan dan evaluasi," ujar Ferry.

PT LIB bersama PSSI juga telah menggelar workshop untuk mensosialisasikan peraturan pengamanan pertandingan kepada klub-klub peserta Liga 1 2022/2023. Workshop ini diikuti para Ketua Panpel, Security Officer, General Coordinator, dan Medical Officer dari setiap klub.