BolaSkor.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, melayangkan protes keras terhadap Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Bila perlu, BWF segera direformasi.

Menpora terkejut mendengar kabar atlet Indonesia ditelantarkan di All England 2021. Sudah dipaksa mundur, Jonatan Christie dkk. juga berjalan kaki dari arena ke hotel.

“Informasi yang masuk ke kami, kita diperlakukan dengan tidak baik. Bayangkan tim kita sudah bertanding, disuruh keluar dari arena lalu jalan kaki ke hotel, biasanya pakai shuttle bus. Inikan sesuatu yang diskriminatif," kata Amali.

“Penilian saya? BWF tidak profesional, BWF tidak transparan, dan BWF diskriminatif. Karena cukup bukti untuk berkata itu,” imbuhnya.

Baca Juga:

Rasakan Kepedihan yang Sama, Yigit Minta Keadilan dari All England

Dipaksa Mundur dari All England, Ahsan/Hendra Rugi sampai Rp50 Juta

Sebagai federasi bulu tangkis tertinggi, BWF seharusnya melindungi para atlet. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.

“Sangat jelas pernyataan kami BWF tidak profesional, BWF diskriminatif. Maka dari itu saya minta BWF direformasi," ujar Amali.

Seluruh wakil Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021 setelah National Health Service (NHS) mengeluarkan email yang berisi perintah isolasi mandiri. Hal itu perlu dilakukan setelah ditemukan adanya kasus positif Covid-19 dalam pesawat yang ditumpangi tim Merah Putih dari Istanbul ke Birmingham.