BolaSkor.com - Cristiano Ronaldo dikabarkan Mirror ditipu agen perjalanan setelah memberikan pin dari kartu kredit virtual yang dimilikinya. Ronaldo terlalu percaya dengan agen perjalanan yang bernama Maria Silva itu.

Modus operandi yang dilakukan Silva adalah dengan meminta klien mentransfer sejumlah uang untuk perjalanan yang ditangani ke akun bank pribadinya, bukan kantor tempatnya bekerja.

Kemudian, dia menagih biaya perjalanan itu ke rekening korban seperti Cristiano Ronaldo yang memberikan kartu kredit virtual beserta kode pinnya.

Baca Juga:

Solskjaer Tegaskan Cristiano Ronaldo Tak Intervensi Taktiknya

Sebagai Senior, David Moyes Kirim Petuah untuk Ole Gunnar Solskjaer

Manchester United Sudah Bangun Fondasi untuk Rekrut Jude Bellingham

Cristiano Ronaldo

Mirror juga melakukan perincian jika Silva membuat laporan perjalanan palsu untuk Ronaldo dengan sekitar 200 keberangkatan yang sebenarnya tidak pernah terjadi. Wilayah-wilayah yang dituju adalah Portugal, Eropa, Afrika, dan Amerika Serikat.

Akibatnya, Ronaldo menelan kerugian hingga 250 ribu pounds atau sekitar Rp4,8 miliar.

Menurut kabar yang beredar, selain Ronaldo, Silva juga menggunakan taktik yang sama untuk menipu super agen dunia, Jorge Mendes. Selain itu, Gestifute, Nani, dan Manuel Fernandes juga merasakan tindakan buruk Silva.

Cristiano Ronaldo menjadi korban dalam periode 2007 hingga Juli 2010. Ketika itu, ia bermain untuk Manchester United sebelum akhirnya membela Real Madrid.

Perusahan tempat Silva bekerja, Geostar, dikabarkan telah membayar kembali uang yang diambil Silva. Sementara itu, Silva setuju untuk mencicil biaya pengembalian dana dari kompensasi bulanan yang didapatkannya agar tidak masuk penjara.

Masih dari laporan yang sama, Silva dikabarkan mengalami gangguan soal pengeluaran. Sang agen perjalanan terlalu kompulsif dan menghabiskan semua uang yang didapatkannya dari menipu.