Fortaleza - Yunani secara dramatis mampu memenangkan laga hidup mati kontra Pantai Gading di Estadio Castelao, Rabu (25/6) waktu Indonesia. Dalam laga pamungkas Grup C, Yunani mampu mempecundangi Pantai Gading dengan skor tipis 2-1. Gol penalti Georgios Samaras di menit akhir pertandingan menjadi penentu kemenangan Yunani atas Pantai Gading. Pertandingan langsung memanas sesaat babak kedua dimulai, Yunani langsung menggebrak pertahanan Pantai Gading lewat tandukan Dimitrios Salpingidis. Sayang bola masih bisa dihalau pemain belakang Pantai Gading. Pantai Gading balas membuat peluang di menit 50. Gelandang asal klub Newcastle United, Cheick Tiote, mengakhiri kerjasamanya dengan Gervinho dengan sebuah sepakan keras ke arah gawang. Namun sepakan Tiote masih bisa dijinakan kiper Yunani, Panagiotis Glykos. Yunani yang mengandalkan serangan balik cepat, hampir saja menggandakan keunggulannya di menit 53. Kembali lewat counter attack, Lazaros Christodoulopoulos berhasil memanfaatkan umpan terobosan Salpingidis. Sayang Lazaros tak mampu membobol gawang Barry Copa, sepakannya masih melebar di sisi kiri gawang. Pertahanan solid Yunani membuat para pemain Pantai Gading cukup kesulitan untuk bisa mencetak angka. Pelatih Pantai Gading, Sabri Lamouchi, memasukan Wilfried Bony menggantikan Cheick Tiote di menit 61. Hal tersebut bertujuan guna menambah daya dobrak Pantai Gading. Jual beli serangan terus terjadi sepanjang babak kedua, Pantai Gading yang tertinggal gagal memanfaatkan dua peluang lewat Wilfried Bony dan Salomon Kalou masing-masing menit 65 dan 67. Pun dengan Yunani yang juga memiliki dua peluang lewat Vasilis Torosidis yang masih melebar, dan sepakan Karagounis yang membentur mistar gawang menit 68. Tendangan bebas Lazaros Christodoulopoulos di menit 70 juga masih gagal menggandakan keunggulan bagi Yunani. Sepakan Lazaros masih tipis di atas mistar gawang Barry Copa. Pantai Gading akhirnya bisa memecah kebuntuan lewat gol Wilfried Bony di menit 73. Penyerang Swansea City tersebut mampu mencetak gol penyeimbang kedudukan setelah memaksimalkan umpan terukur Gervinho, skor menjadi imbang 1-1. Usaha Yunani untuk kembali memimpin senantiasa kandas, tercatat Yunani memiliki dua peluang lewat Lazaros Christodoulopoulos dan Andreas Samaris menjelang akhir babak kedua. Pantai Gading juga sempat memperoleh dua peluang yang juga kandas masing-masing dari Serey Die dan Yaya Toure. Drama terjadi, Yunani mendapat hadiah penalti di penghujung laga setelah Giovanni Sio melanggar Georgios Samaras di kotak terlarang. Samaras yang majadi eksekutor mampu menaklukan Barry Copa untuk membawa Yunani kembali unggul 2-1. Keunggulan Yunani akhirnya bertahan hingga pertandingan usai. Kemenangan ini memastikan langkah Yunani ke babak 16 besar dan menempati posisi kedua klasemen akhir Grup C. Sedang Pantai Gading harus rela tereliminasi dari Piala Dunia, anak asuh Sabri Lamouchi hanya menempati posisi ketiga klasemen akhir. Yunani akan menghadapi Kosta Rika di babak 16 besar pada tanggal 30 Juni 2014. Susunan Pemain: Yunani (4-3-3): 1. Orestis Karnezis (Gk) (Panagiotis Glykos'24); 15. Vasilis Torosidis, 4. Konstantinos Manolas, 19. Sokratis Papastathopoulos, 20. Jose Holebas; 8. Panagiotis Kone (Andreas Samaras'12), 2. Giannis Maniatis, 10. Giorgos Karagounis (C) (Theofanis Gekas'78); 14. Dimitrios Salpingidis, 7. Georgios Samaras, 16. Lazaros Christodoulopoulos. Pelatih: Fernando Santos (Portugal) Pantai Gading (4-2-3-1): 1. Barry Copa (Gk); 17. Serge Aurier, 4. Kolo Toure, 22. Souleymane Bamba, 3. Arthur Boka; 9. Cheick Tiote (Wlfried Bony'61), 20. Serey Die; 8. Salomon Kalou, 19. Yaya Toure, 10. Gervinho (Giovanni Sio'83), 11. Didier Drogba (Ismael Diomande'78). Pelatih: Sabri Lamouchi (Prancis)