BolaSkor.com - Inter Milan menelan kekalahan kedua mereka musim ini di Serie A. Bermain di Stadio Olimpico, markas Lazio, dalam lanjutan pekan 24 Serie A, Senin (17/02) dini hari WIB, Nerazzurri kalah 1-2 dari gol Ciro Immobile dan Sergej Milinkovic-Savic yang membalas gol Ashley Young.

Kekalahan itu menurunkan posisi mereka di klasemen Serie A. Inter di tempat ketiga klasemen dengan raihan 54 poin, di bawah Juventus (57 poin) dan Lazio (56 poin). Persaingan Serie A tidak lagi hanya diperebutkan oleh dua tim, melainkan tiga kuda pacu.

Juventus memiliki Cristiano Ronaldo dan mentalitas juara dari pemain-pemain senior yang masih tersisa dari era Massimiliano Allegri. Sementara Lazio menikmati hasil kesabaran mereka memercayai Simone Inzaghi sebagai pelatih selama empat tahun terakhir.

Inter punya Antonio Conte dengan mentalitas juara di mana pun dia melatih. Efek itu bisa dilihat di musim pertamanya menangani Inter, tim langsung bertarung merebutkan Scudetto. Inter baru kalah dua kali musim ini (sisanya menang 16 kali dan imbang enam kali).

Baca Juga:

Ketika Manajemen Inter Milan Memanjakan Antonio Conte dari Kedatangan Lukaku hingga Eriksen

Hasil Pertandingan Liga Eropa: Real Madrid Gagal Menang, Lazio Tekuk Inter Milan

Eks Pelatih Juventus Sebut Inter Milan dan Lazio Berpeluang Scudetto

Antonio Conte

Uniknya, dua kekalahan Inter itu terjadi ketika melawan Juventus (1-2) pada Oktober lalu dan kali kontra Lazio (juga 1-2) di Stadio Olimpico. Conte menganalisis kedua laga itu dan melihatnya timnya bermain baik mengimbangi permainan mereka.

"Saya pikir itu (laga kontra Juventus dan Lazio) sangat seimbang, tidak ada tim yang mendominasi satu sama lain. Keduanya merupakan tim-tim yang punya identitas taktik jelas, mereka bermain untuk coba meraih kemenangan dan memainkan gaya main mereka. Itu ditentukan oleh dua gol yang dalam sudut pandang saya bisa dihindari," papar Conte di Sky Sport Italia.

Meski kalah dari Lazio, Conte menyikapinya sebagai hal positif karena skuatnya saat ini dalam proses perkembangan untuk jadi tim yang lebih baik dan padu lagi.

"Seperti yang saya katakan, ini adalah proses perkembangan dan kami harus melewatinya sehingga kami dapat menghadapi setiap situasi dengan cara yang benar. Langsung (bangkit) setelah kembali bermain, seolah-olah kami takut. Itu harus diperbaiki," imbuh Conte.

"Anak-anak bekerja keras dan saya berterima kasih kepada mereka untuk itu. Kami mencoba membuat jengkel tim-tim di puncak, itu adalah 'head-to-head' dengan Lazio dan kami seharusnya bangga telah berada dalam situasi ini sejak awal. Pada saat yang sama, kami harus terus berkembang jika kami terus menyebabkan masalah di atas sana."

Senada dengan Conte, Ashley Young, yang menjadi pemain Inggris pertama yang menjebol gawang Lazio di Serie A setelah David Platt (1995), juga menilai timnya masih ada dalam jalur perebutan Scudetto meski kalah dari Lazio.

“Kami memiliki banyak pertandingan yang akan datang, kami harus membersihkan diri dengan cepat (melupakan kekalahan dari Lazio) dan bersiap-siap untuk pertandingan berikutnya," imbuh Young.

"Tentu saja kami masih berada di dalamnya (perebutan Scudetto), ada banyak pertandingan, banyak poin untuk diperebutkan dan saya yakin kami akan kembali ke jalan kemenangan," yakinnya.

Inter Milan akan memainkan laga Serie A berikutnya di Giuseppe Meazza melawan Sampdoria, Senin (24/02) pukul 02.45 dini hari WIB.