BolaSkor.com - Tragedi Kanjuruhan membuat seluruh pemegang kebijakan sepak bola di Indonesia melakukan evaluasi total. Dampaknya, seluruh penyelenggaraan kompetisi di bawah naungan PSSI harus berhenti.

Setelah penundaan untuk Liga 1, kompetisi Liga 2 juga ikut dihentikan. Padahal, kompetisi sepak bola kasta kedua itu sedang memasuki tahap-tahap krusial selama berjalan 6 pekan.

Kini, klub-klub kontestan Liga 2 diterpa situasi yang serba tidak pasti. Hal itu dialami pula oleh dua klub Liga 2 asal Jawa Timur, Deltras FC dan Putra Delta Sidoarjo (PDS).

Deltras FC berkomitmen kuat dalam pemenuhan hak-hak anggota tim, baik pemain maupun staf ofisial. Padahal, Tim The Lobster sudah meliburkan semua aktivitas sepak bola di lapangan hijauh sejak Liga 2 ditunda.

Baca Juga:

Sempat Retak Tulang Fibula, Irfan Jaya Agendakan Berlatih Ringan Pekan Ini

Pelatih Bali United Tak Masalah Liga 1 2022/2023 Lanjut Tanpa Penonton

"Untuk gaji seluruh elemen tim belum ada kendala. Kami tetap memberikan hak mereka meski kompetisi belum ada kejelasan. Nantinya kalau ada surat resmi dari LIB mengenai kompetisi, kami akan langsung menyiapkan tim lagi," terang CEO Deltras FC, Amir Burhannudin.

Hal serupa juga dipaparkan oleh Putra Delta Sidoarjo. PDS yang musim ini bermarkas di Stadion Supriyadi Blitar, tetap menggaransi gaji untuk Ferry Aman Saragih dkk terpenuhi dengan baik.

Sehingga, klub sangat berharap segera mendapat kepastian terkait kapan Liga 2 kembali dilanjutkan. Karena sangat berpengaruh terhadap anggaran untuk operasional klub.

"Ini di luar perkiraan kami, kompetisi seharusnya selesai pada Februari 2023, tapi sekarang mundur. Info yang kami dapat, rencananya PSSI dan LIB ada rapat pada November. Mudah-mudahan ada kejelasan (kompetisi) agar tim kembali bermain," ucap CEO Putra Delta Sidoarjo, Muhammad. (Laporan Kontributor Bimaswara Dumugi)