BolaSkor.com - Akhir Juni ini, beberapa pemain top Eropa akan memasuki kontrak terakhirnya dengan klub yang saat ini mereka bela. Ada yang sudah memutuskan pergi dan bertahan, ada juga yang masih berada di persimpangan.

Marouane Fellaini termasuk pemain yang berada di persimpangan tersebut. Kontraknya berakhir 30 Juni 2018 bersama Manchester United. Pihak klub sudah menyodorkan kontrak baru karena Jose Mourinho suka dengan karakter bermain Fellaini, namun di sisi berbeda, gelandang berusia 30 tahun itu belum memutuskan untuk menerimanya atau tidak.

Fellaini tengah fokus membela Belgia di Piala Dunia 2018. Situasi kontraknya tersebut membuat sejumlah klub antre dan memantaunya. Salah satu klub tersebut adalah rival Man United di Premier League, Arsenal.

Pro-kontra langsung mengiringi rumor tersebut. Bagi yang tidak setuju Fellaini datang, mereka beranggapan bahwa gaya main Fellaini tidak sesuai dengan filosofi sepak bola Arsenal. Namun, ada juga yang setuju karena menilai Fellaini dengan pengalaman besarnya di Inggris. Fellaini juga dianggap dapat memberikan variasi bermain berbeda untuk Arsenal.

"Anda tidak pernah benar-benar tahu apa posisi terbaik Fellaini. Saya tahu dia bermain sebagai gelandang serang, lalu kemudian gelandang bertahan. Tapi, ketika pemain berstatus free transfer, maka ini jadi hal berbeda. Bahkan, jika dia tidak bermain sebagai starter, dia (Unai Emery, manajer Arsenal) bisa memasukkannya dari bangku cadangan untuk mencetak gol dengan gaya bermainnya yang berbeda," terang Ray Parlour, legenda Arsenal, di Squawka, Senin (11/6).

"Apakah Fellaini bergabung atau tidak, kita semua harus menanti dan melihatnya. Jelas dia pemain yang dapat mengubah sistem bermain ketika dia bermain, entah itu dari bangku cadangan atau saat dia tampil sebagai starter."

Apa yang dimaksud Parlour adalah gaya bermain Fellaini yang cenderung mengandalkan fisik, plus, dia memiliki keunggulan duel bola udara dengan posturnya yang tinggi. Arsenal jadi bisa memainkan pola direct football - bola lambung langsung ke pertahanan lawan - selain bermain cantik dengan operan-operan pendek.

Tidak hanya Parlour, legenda Arsenal lainnya, Robert Pires, juga setuju apabila Fellaini bergabung dengan klub asal London Utara tersebut.

"Mengapa tidak (Fellaini ke Arsenal)? Semuanya tahu Marouane Fellaini di Premier League. Tentu saja musim ini segalanya sangat sulit terkait hubungan dengan Jose Mourinho. Tapi, saya pikir dia pemain bagus. Jika dia ingin bergabung dengan Arsenal, saya pikir ini kabar bagus," imbuh Pires.

"Dia butuh awalan baru dan saya pikir, dengan kualitasnya, saya pikir bisa membantu Unai Emery (manajer anyar Arsenal) dan membantu pemain-pemain Arsenal di dalam skuat," urainya.