BolaSkor.com - Bek veteran Persija Jakarta, Ismed Sofyan, masih eksis bermain di kompetisi Liga 1, meski usianya sudah tidak muda lagi. Selama bermain, Ismed menjadi bek kanan yang memiliki umpan terbaik di Indonesia.

Ismed dikenal memiliki akurasi umpan yang terbilang akurat untuk memanjakan deretan striker Persija di Liga Indonesia, mulai dari Bambang Pamungkas sampai Marko Simic.

Usut punya usut, Ismed terinspirasi dari permainan Manchester United terutama di era 90-an. Di mana pada saat itu Setan Merah sering mengandalkan pola serangan dari sayap.

Baca Juga:

Otavio Dutra Berharap Vaksinasi COVID-19 Membuka Jalan Bergulirnya Liga 1

Tujuan Marko Simic Menjadi Legenda di Persija

Pada periode tersebut Ismed menilai umpan silang Manchester United sangat bagus. Bahkan duet strikernya, yakni Dwight Yorke dan Andy Cole, dimanjakan oleh umpan-umpan dari Gary Neville maupun David Beckham.

“Awalnya saya melihat CD Manchester United. Apalagi saya salah satu fansnya MU. Saat itu saya suka lihat rekaman pertandingan mereka melalui CD,” ujar Ismed seperti dilansir dari laman resmi Persija Jakarta.

“Saya kira gol mereka tercipta 80 persen dari situasi crossing. Dari situ saya terinspirasi dan berkeinginan untuk terus memberikan umpan manja kepada striker yang ada di Persija, seperti yang dilakukan Gary Neville maupun Beckham di MU,” tambahnya.

Lebih lanjut, pemain yang identik dengan nomor 14 ini mengungkap proses bagaimana dirinya bisa memiliki umpan silang yang sangat bagus. Saat awal-awal bergabung di Persija pada 2002, ia sering melakukan latihan tambahan di Stadion Menteng.

“Stadion Menteng adalah tempat terbaik untuk melakukan latihan, itu karena di kelilingi pagar dan tembok. Jadi gampang mengumpulkan bolanya. Di sana saya terus mengasah, biasanya latihan tambahan dari 10-15 buah, saya melakukan passing, berlari dan melepaskan umpan,” tutupnya.