BolaSkor.com - Persija Jakarta masih belum mengumumkan siapa pelatih untuk mengarungi Liga 1 2020, selepas putus kerja sama dengan Edson Tavares. Namun, sosok pelatih tersebut mulai terkuak.

Awalnya, Simon McMenemy atau Jacksen F Tiago yang dikabarkan akan menangani Macan Kemayoran. Namun, Jacksen F Tiago bertahan di Persipura Jayapura. Sedangkan Simon McMenemy masih bungkam.

Teranyar ada dua pelatih terkenal yang disebut sebagai kandidat kuat pelatih anyar Persija. Kabar menyebutkan dua calon pelatih Persija merupakan sosok terkenal yang pernah berkarier di Jepang. Ini atas rekomendasi FC Tokyo, klub J-League yang menjalin kerja sama dengan Persija.

Pertama, mantan kapten dan pelatih timnas Brasil, Carlos Dunga. Saat ini, pelatih yang pernah membawa Brasil juara Piala Dunia 1994 ini sedang menanggur selepas dipecat oleh Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) pada tahun 2016 lalu.

Baca Juga:

Jacksen F Tiago Bertahan di Persipura, Persija Makin Dekat dengan Simon McMenemy

Simon McMenemy Bungkam soal Rumor Jadi Pelatih Persija Jakarta

Dunga pernah berkarier di Jepang sebagai pemain. Ia membela Jubilo Iwata pada tahun 1995-1998.

Selain Dunga, ada nama legenda timnas Brasil lainnya, yakni Zico. Berbeda dengan Dunga, Zico kaya pengalaman di sepak bola Asia terutama Jepang.

Zico pernah menjadi pemain Kashima Antlers. Ia juga merupakan mantan pelatih timnas Jepang pada tahun 2006. Pemain berrjuluk Pele Putih ini juga pernah menjadi pelatih Kashima Antlers pada tahun 1999.

Perekrutan pelatih berkualitas ini tak lepas dari kemauan Persija yang mau melepas saham ke publik alias IPO (Initial Public Offering) untuk melantai di Bursa Efek Indonesia.

Saat ini hanya Persija yang belum memiliki pelatih untuk berlaga di Liga 1 2020. Sebelummya, Presiden Persija, Ferry Palus mengatakan Macan Kemayoran sudah dalam tahap finalisasi untuk pelatih baru dan akan segera diperkenalkan ke publik.

"Kami sedang tahap finalisasi dengan pelatih baru untuk menggantikan Edson Tavares. Bila semua sudah selesai akan langsung kami sampaikan ke publik," kata Ferry Paulus.