BolaSkor.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, mengaku saat ini masih ada dua sektor yang menjadi fokusnya pada pemusatan latihan atau training camp (TC) di Sleman, Yogyakarta. Dua sektor tersebut adalah sektor pertahanan dan sektor penyerangan.

Hal ini dilihat oleh Bima Sakti seletah melakukan TC di Sleman sepekan terakhir. Maka dari itu, selama TC ini, Bima akan fokus memperbaiki dua hal tersebut.

"Dari awal kami berlatih di sini, selalu ada situasi pertandingan (internal game). Kami juga memfokuskan pada latihan penyelesaian akhir dan memperbaiki organisasi sektor belakang, yang mana itu masih jadi kekurangan kami," kata Bima seperti dilansir dari laman resmi PSSI.

Baca Juga:

Timnas Indonesia U-16 Tak Gelar Uji Coba Selama TC di Yogyakarta

Pemain Timnas U-16 Jalani Tes Fisik, Bima Sakti: Semoga Hasilnya Bagus

"Kami masih punya beberapa kekurangan, namun dua aspek itu memang yang jadi perhatian utama. Kami juga berkaca dari rekaman video waktu kami beruji coba melawan Uni Emirat Arab beberapa waktu lalu," ia menambahkan.

Seperti diketahui, pada pertandingan uji coba melawan Uni Emirat Arab (UEA) tanggal 21 dan 24 Oktober lalu, Timnas Indonesia U-16 harus menelan dua kali kekalahan masing dengan skor 2-3 serta 0-4.

Maka dari itu, untuk semakin mempertajam kualitas taktik, teknik, dan fisik anak-anak asuhannya, Bima pun mengagendakan internal game setiap akhir pekan. Karena pada TC kali ini Skuat Garuda Muda tidak akan melakukan pertandingan uji coba.

"Kami selalu mengagendakan adanya internal game di setiap akhir minggu untuk melihat perkembangan fisik, kemudian taktik secara individu maupun tim, lalu dari segi taktik permainan tim. Semoga bisa lebih baik lagi. Namun, tetap yang terpenting adalah kesehatan para pemain terjaga dengan baik," pungkas Bima Sakti.

TC Timnas Indonesia U-16 di Sleman akan berlangsung hingga tanggal 23 Desember 2020. TC ini menjadi rangkaian dari persiapan Timnas Indonesia U-16 jelang Piala Asia U-16 2020 di Bahrain awal tahun 2021 mendatang.

Indonesia merupakan satu-satunya negara dari Asia Tenggara yang tampil pada salah satu turnamen usia muda Asia bergengsi ini. Skuat Garuda Muda tergabung di Grup D bersama Jepang, Arab Saudi, dan Cina.