BolaSkor.com - Timnas Inggris U-21 tersingkir prematur atau dini pada ajang Piala Eropa U-21. Baru memainkan dua laga di penyisihan grup C, Young Lions sudah menuai dua kekalahan beruntun yang menutup kans mereka ke fase gugur.

Usai kalah 1-2 dari Prancis U-21, Inggris arahan Aidy Boothroyd kalah telak 2-4 dari Rumania U-21 asuhan Mirei Radoi di Stadio Dino Manuzzi, Jumat (21/6) malam WIB. Inggris sempat dua kali menyamakan kedudukan di laga tersebut.

Demarai Gray (79') dan Tammy Abraham (86') menyamakan kedudukan menjadi 2-2 ketika membalas gol George Puscas (76' penalti) dan Ianis Hagi (85'). Namun, buruknya pertahanan Inggris yang digalang Fikayo Tomori dan Jake Clarke-Salter menghadirkan malapetaka.

Baca Juga:

Piala Eropa U-21: Anti-Klimaks Timnas Italia U-21, 31 Tendangan Tanpa Gol

Piala Eropa U-21: Gol Bunuh Diri Bek Incaran Man United Beri Kekalahan untuk Inggris

8 Bintang Muda yang Dapat Menyita Perhatian Publik di Piala Eropa U-21 2019

Timnas Rumania U-21 menang atas Inggris U-21

Gelandang yang bermain di FCSB, Florinel Coman, menorehkan dua gol pada menit 88 dan 90+3. Rumania menang 4-2 dan meraih enam poin dari dua laga, sama dengan Prancis, dan menempati puncak klasemen karena unggul selisih gol.

Sementara Inggris dan Kroasia sama-sama tidak meraih poin dan ada di peringkat tiga-empat klasemen. Boothroyd dijadikan kambing hitam penampilan buruk Inggris di Piala Eropa U-21. Kendati telah teken kontrak baru selama dua tahun, fans ingin Boothroyd dipecat.

"Saya terkejut dengan pertanyaan itu. Saya tidak akan ke mana-mana. Mereka harus menyeret saya keluar. Ini bukan cerminan saya seharusnya bertahan atau pergi, tapi cerminan soal apa yang telah kami raih dan apa yang bisa kami lakukan lebih baik lagi," tutur Boothroyd, dikutip dari Mirror.

"Penting untuk meninjau kembali mengenainya (Piala Eropa U-21). Kami harus menyadari kekurangan saya. Jika kami ingin memenangi turnamen seperti ini, ada hal-hal yang harus kami tingkatkan."

Timnas Inggris U-21

Apa yang membuat Boothroyd kesal adalah fakta bahwa waktu persiapan selama dua tahun Inggris U-21 hancur seketika - dalam hitungan pekan.

"Saya kesal. Dua tahun persiapan di kualifikasi dan kami tersingkir dengan cara yang sangat mengecewakan. Lawan lebih kuat. Sangat mengecewakan di level seperti ini kami membuat kesalahan. Kami kebobolan tiga gol penalti dalam dua laga," sesal Boothroyd.

Inggris U-21 tidak lolos ke fase gugur bersama dengan Kroasia U-21, Serbia U-21 (yang diperkuat Luka Jovic), dan Belgia U-21.