BolaSkor.com - Andrea Pirlo masih menyempurnakan filosofi bermainnya di Juventus. Legenda Italia itu baru menjalani musim debutnya sebagai pelatih Il Bianconeri menggantikan Maurizio Sarri. Terlebih ini pengalaman pertamanya melatih klub.

Performa Juventus sejauh ini belum konsisten dan masih memiliki jarak dalam perburuan Scudetto melawan Inter Milan dan AC Milan. Meski begitu Juventus masih bersaing di tiga kompetisi: Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions.

Memasuki paruh dua musim 2020-2021 Pirlo sudah menyusun rencana untuk musim depan. Ia mencari regista atau gelandang pengatur serangan dari kedalaman (deep-lying playmaker) di bursa transfer musim panas.

Sederhananya Andrea Pirlo mencari pemain yang berperan seperti peran yang dijalaninya dahulu kala masih aktif bermain di Milan, Juventus, dan timnas Italia. Dua nama jadi target sejauh ini.

Baca Juga:

Pembuktian Terbaru Cristiano Ronaldo sebagai Penyerang Terbaik Dunia

Satu Pekan yang Bisa Tentukan Nasib Pirlo di Juventus

Perasaan Juventus kepada Mauro Icardi Masih Membara

Manuel Locatelli

Menurut kabar yang dimuat Tuttosport dua pemain yang dijadikan target untuk mengisi posisi regista Juventus adalah Jorginho (Chelsea) dan Manuel Locatelli (Sassuolo).

Jorginho sudah lama dikaitkan dengan Juventus khususnya musim lalu ketika tim dilatih oleh mantan pelatihnya di Napoli, Maurizio Sarri. Pengalaman serta kualitasnya dalam menjaga aliran bola, visi bermain bagus tak diragukan lagi.

Sementara Locatelli (23 tahun) juga menjadi incaran klub-klub Eropa lainnya. Punya banderol 40 juta euro Locatelli merupakan produk akademi Milan yang berkembang pesat di Sassuolo. Locatelli jadi pemain reguler di bawah Roberto De Zerbi.

Juventus memang fokus memperkuat sektor tengah permainan. Baru ini mereka mempermanenkan kontrak Weston McKennie yang dipinjam dari Schalke lalu mengaktifkan klausul pembeliannya.

Selepas kepergian Miralem Pjanic ke Barcelona Juventus tak punya regista yang dapat melapis lini belakang, menjaga penguasaan bola, dan mengalirkan bola dengan visi bermain dan operan bola bagus.

Arthur Melo bukan regista, begitu juga dengan Aaron Ramsey, Adrien Rabiot, McKennie, dan Rodrigo Bentancur.

Statistik Locatelli dan Jorginho

Jorginho

Locatelli telah bermain 22 kali di Serie A dan Jorginho 17 kali (saat berita ini diturunkan). Akurasi operan keduanya tidak terpaut jauh, Locatelli sebesar 87,84 persen dan Jorginho 89,03 persen.

Permainan Locatelli juga lebih ofensif dengan 568 operan ke depan sementara Jorginho 255 operan. Penciptaan peluang Locatelli juga lebih banyak 25 kali berbanding 14 milik Jorginho.

Locatelli juga lebih banyak melakukan operan di sepertiga garis pertahanan lawan sebanyak 867 kali dibanding pertahanan timnya sebanyak 734 kali. Sedangkan Jorginho lebih banyak di pertahanan tim sebanyak 495 kali berbanding 432 di daerah bertahan lawan.

Menilik usia yang lebih muda terpaut tujuh tahun dari Jorginho, Locatelli memiliki enerji lebih untuk menutupi ruang dan bermain lebih eksplosif ketimbang Jorginho. Ideal untuk filosofi Andrea Pirlo di Juventus.